AYOJAKARTA.COM - Sempat viral beberapa waktu lalu kasus TransJakarta Cares yang tidak memberikan layanan secara penuh kepada seorang penyandang disabilitas.
Menyebabkan tunanetra tersebut harus jatuh ke dalam got di sekitar Halte Transjakarta CSW, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.
Hal ini karena petugas TransJakarta Cares tidak mendampingi sang korban hingga titik aman halte.
Sebagai informasi, layanan TransJakarta Cares ialah layanan khusus dari PT TransJakarta yang dirancang untuk membantu penyandang disabilitas (difabel) agar mereka bisa mengakses layanan bus TransJakarta dengan mudah dan nyaman.
Baca Juga: Tidak Ada Penutupan Jalan, Dishub DKI Jakarta Bagikan Waktu Pembongkaran Tiang Monorel Terbengkalai!
Layanan antar-jemput khusus bagi penyandang disabilitas di DKI Jakarta, untuk diantar dari rumah menuju halte TransJakarta yang ramah disabilitas secara gratis.
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung pun ikut buka suara terkait kasus ini dengan menyampaikan permohonan maaf kepada pelanggan dan memastikan peristiwa ini tidak kembali terjadi di Jakarta.
"Yang seperti ini tidak boleh terulang kembali. Dan secara khusus untuk ini saya minta maaf," ujar Pramono, Rabu (14/1).
Pramono mengaku akan memberikan teguran kepada jajaran direksi dan manajemen Transjakarta atas terjadinya peristiwa tersebut. Ia menyesalkan, insiden yang menimpa pelanggan disabilitas itu terjadi di Jakarta.
"Saya akan memberikan teguran kepada jajaran direksi dan juga manajemen Trans Jakarta," tegasnya.
Pramono juga memastikan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta memberikan perhatiannya kepada masyarakat disabilitas. Ia ingin Jakarta menjadi kota yang lebih ramah kepada penyandang disabilitas.
Pihak Transjakarta sendiri telah berkomunikasi secara langsung dengan pelanggan yang bersangkutan dan menyampaikan permohonan maaf serta memberikan perhatian dan pendampingan yang dibutuhkan.
Insiden inipun menjadi perhatian serius manajemen untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap standar operasional layanan, khususnya layanan pendampingan Transjakarta Care.
Peristiwa tersebut diketahui terjadi pada Minggu, 11 Januari 2026 siang dan sempat terekam dalam sebuah video yang viral pada Senin, 12 Januari 2026 lalu.***
Share this article
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung pun ikut buka suara terkait kasus ini dengan menyampaikan permohonan maaf kepada pelanggan dan memastikan peristiwa ini tidak kembali terjadi di Jakarta.