AYOJAKARTA.COM - Di tengah berbagai penanganan kasus tindak kejahatan yang menyoroti kinerja penegak hukum, berita mengejutkan kembali tertuju pada oknum polisi.
Kabar tersebut mencuat usai seorang siswi SMP kelas dua diketahui telah melahirkan seorang bayi yang diduga dihamili oleh seorang anak oknum polisi.
Selain telah menghamili korban, anak oknum polisi tersebut juga mendesak agar korban bersedia untuk menggugurkan kandungannya.
Baca Juga: Rekomendasi PPDB 2024, 10 SMP Terbaik di Jawa Timur Berdasarkan Nilai Ujian Nasional (UN) Tertinggi
Berdasarkan hasil penelusuran informasi yang dilakukan oleh organisasi bantuan hukum Perisai Kebenaran, peristiwa tersebut terjadi di wilayah Bekasi.
Selama menjalani masa kehamilan, korban mengaku terduga pelaku tidak pernah sekalipun berinisiatif bertanggung jawab untuk melakukan pemeriksaan.
Dalam keterangan yang disampaikan oleh siswi SMP kepada anggota Perisai Kebenaran, oknum anak polisi sekaligus pelaku juga memiliki orang tua polisi.
Selain datang dari terduga pelaku, rencana untuk menggugurkan kandungan juga datang dari orang tua oknum polisi tersebut.
Menurut keterangan yang disampaikan oleh ibu korban, pihaknya telah berusaha untuk meminta pertanggungjawaban kepada keluarga terduga pelaku.
Baca Juga: Peluang Auto Lolos! 20 Formasi CPNS yang Sepi Peminat, Ada Formasi Impianmu?
“Kita datang ke rumahnya secara baik, kita diterima bukan dengan secara baik di rumahnya, jawaban dari orang tuanya disuruh gugurin,” ungkap Ibu korban.
Lebih lanjut ibu korban menjelaskan perihal rencana dari orang tua terduga pelaku yang akan menanggung semua biaya pengeluaran.
Namun demikian, rencana yang disampaikan oleh keluarga terduga pelaku tidak kunjung terealisasi hingga korban kehamilan tersebut berujung kelahiran.
Atas adanya peristiwa tersebut, pengurus organisasi Perisai Kebenaran menyampaikan agar Kapolda Metro Jaya segera turun tangan.
Menurut organisasi bantuan hukum Perisai Kebenaran, perkara yang terjadi di wilayah Bekasi Kota perlu secepatnya mendapat penanganan.
“Bahwa anak SMP ini berusia 14 tahun mendapat perlakuan tidak patut dari anak oknum aparat kepolisian,” jelas pengurus Perisai Kebenaran.
Baca Juga: Arti Terselubung dari Kalimat yang Biasanya Ada di Lowongan Kerja, Pernah Nemu?
Adanya kabar dugaan keterlibatan anak oknum anggota polisi yang telah menghamili siswi SMP tanpa menunjukkan tanggung jawab membuat hampir ribuan warganet merasa geram.
Menurut sejumlah warganet, perilaku yang dilakukan oleh anak oknum polisi sekaligus keluarganya menambah daftar hitam instansi Polri.
Rentetan kasus pelanggaran hukum yang ikut melibatkan para oknum anggota kepolisian membuat warganet meragukan peran kepolisian.
“Polisi mana yang bisa kita percaya lagi?” tanya seorang warganet pemilik akun @*wt.tsar* yang disukai hampir 700 warganet lainnya. ***

Share this article
Viral, kabar dari anak oknum polisi yang diduga hamiliki siswi SMP dan minta gugurkan, bikin warganet geram