Polda Jabar Ralat Jumlah Tersangka Kasus Vina Cirebon dari 11 Jadi 9 Tuai Kontra, Putri Maya Rumanti: Ini Blunder!

Putri Maya Rumanti memberikan pandangan terhadap kinerja kepolisian yang dirasa inkonsisten dalam mengungkap pembunuh Vina Cirebon dan Eky.

Putri Maya Rumanti memberikan pandangan terhadap kinerja kepolisian yang dirasa inkonsisten dalam mengungkap pembunuh Vina Cirebon dan Eky.

AYOJAKARTA.COM - Teka teki kasus pembunuhan Vina Cirebon dan Muhammad Rizky Rudiana alias Eky memasuki babak baru.

Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Barat akhirnya merilis kasus pembunuhan Vina Cirebon dan Eky delapan tahun silam melalui konferensi pers yang dihadiri awak media dan tim kuasa hukum dari korban Vina.

Pegi Setiawan alias Perong yang menjadi DPO mulai dari tahun 2016 dan akhirnya tertangkap oleh Satreskrim Polda Jabar pada tanggal 21 Mei 2024 juga dihadirkan.

Polda Jabar merilis kronologi kejadian pembunuhan Vina Cirebon dan Eky pada tanggal 27 Agustus 2016 berdasarkan keterangan saksi-saksi kunci yang mengaku mengenali tersangka sebagai pembunuh korban.

Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol Jules Abraham Abast juga menjelaskan garis besar peran tersangka Pegi Setiawan alias Perong dalam kejadian penganiayaan dan pembunuhan kedua korban, Vina Cirebon dan Eky.

Yang sangat disoroti oleh publik terkait gestur Pegi saat Kombes Pol Jules Abraham Abast menjelaskan kronologi kejadian pembunuhan hingga peran dan keterlibatan dirinya atas kematian Vina Cirebon dan Eky.

Baca Juga: 6 Tanda Psikologi Seseorang Punya Ikatan Emosional yang Kuat Denganmu, Pertanda Dia Jodoh yang Tepat?

Saat itu Pegi banyak menggeleng-gelengkan kepala seolah membantah semua tuduhan yang menyudutkan dirinya.

Publik juga dibuat tercengang terhadap penyataan yang disampaikan oleh Direskrimum Polda Jabar, Kombes Pol Surawan yang menegaskan bahwa DPO kasus kematian Vina Cirebon dan Eky yang semula berjumlah tiga diralat hanya satu yaitu Pegi alias Perong.

Sehingga untuk jumlah tersangka yang semula 11 menjadi 9 orang termasuk Pegi sebagai tersangka terakhir yang ditangkap oleh Polda Jabar satu minggu yang lalu.

"Disini saya tegaskan rekan-rekan bahwa tersangka bukan 11 tapi 9, jadi DPO ada 1" ujar Kombes Pol Surawan dalam keterangan Pers di Polda Jabar yang dikutip AyoJakarta.com dari unggahan video di kanal YouTube tvOnenews pada hari Senin, 27 Mei 2024.

Baca Juga: 10 Daftar SMK Negeri dan Swasta Terbaik di Surabaya versi Kemendikbud Lengkap dengan Jurusan, Rekomendasi PPDB 2024

Kombes Pol Surawan menjelaskan pengubahan jumlah tersangka yang sekaligus menghapus dua DPO lain yaitu Dani dan Andi.

Menurutnya, pengubahan jumlah tersangka kasus pembunuhan Vina Cirebon dan Eky yang semula 11 menjadi 9 didasarkan pada keterangan dari lima tersangka yang berbeda-beda saat persidangan delapan tahun silam.

Sehingga berdasarkan putusan pengadilan yang sudah inkracht memutuskan tersangka kasus kematian Vina Cirebon dan Eky adalah 11 dengan tujuh terdakwa divonis hukuman seumur hidup penjara, satu terdakwa divonis hukuman delapan tahun penjara, dan tiga tersangka masih berstatus DPO.

Setelah tim Penyidik Polda Jabar melakukan pendalaman kasus kematian Vina Cirebon dan Eky dengan mengusut pengakuan dari saksi dan tersangka Pegi sebagai DPO yang tertangkap akhirnya Polda Jabar menegaskan bahwa dua DPO yang dirilis hanyalah fiktif belaka atau keterangan asal-asalan.

Pernyataan Kombes Pol Surawan ini langsung memantik beragam reaksi dari publik termasuk kuasa hukum Vina Cirebon, Putri Maya Rumanti.

Ditambah pernyataan Pegi yang diduga sebagai otak pembunuhan kasus kematian Vina Cirebon dan Eky ini membantah keras semua tuduhan.

Baca Juga: 7 SMP Terbaik di Surabaya menurut Nilai Rata-Rata IIUN Tertinggi dan Konsisten dalam 6 Tahun Terakhir, Rekomendasi untuk PPDB 2024

"Saya tidak melakukan pembunuhan, saya rela mati. Ini fitnah, saya rela mati," kata Pegi kepada awak media yang mengerumuninya sambil pergi bergegas dibawa oleh pihak kepolisian sesuai konferensi pers berakhir.

Pernyataan Polda Jabar yang akhirnya meralat jumlah tersangka dan menghilangkan dua DPO yang telah dirilis beberapa waktu lalu itu ditanggapi serius oleh tim kuasa hukum dari korban Vina.

Menurutnya Putri Maya Rumanti, selaku kuasa hukum dari korban Vina Cirebon menganggap bahwa tim penyidik Polda Jabar terlalu cepat mengambil keputusan untuk menghilangkan dua DPO yaitu Andi dan Dani yang telah dirilis beserta ciri-cirinya walaupun tanpa foto.

"Tentukan kami merasa sangat kecewa, sangat kecewa sekali, kenapa Polda Jabar tidak lebih dulu meneliti apakah benar, apakah percaya hanya dari keterangan singkat ini, apakah tidak mencari bukti-bukti lain dulu karena ini sudah lama", ujar Putri Maya Rumanti, saat melakukan diskusi bersama Yusuf Warsyim selaku anggota Kompolnas dan Prof. Dr. Hibnu Nugroho, SH, MH selaku Pakar Hukum Pidana Unsoed yang disiarkan melalui kanal YouTube Metro TV, dikutip AyoJakarta.com pada hari Senin, 27 Mei 2024.

Putri menjelaskan bahwa di dalam putusan pengadilan jelas tertulis bahwa ada tiga nama DPO dengan peranannya masing-masing.

Baca Juga: Top 4 SMA Terbaik di Kota Padang Sumatera Barat, SMAN 1 Padang di Urutan Berapa?

Menurutnya, pernyataan tiga DPO tersebut pastinya keluar dari pengakuan terdakwa yang saat itu diambil keterangan bersaksi di hadapan majelis hakim dengan alat bukti dan keterangan saksi lainnya.

"Apakah semudah ini kepolisian menyimpulkan bahwa itu (dua DPO) tidak ada, nah ini kan blunder akhirnya, mbak blunder sendiri," ujar Putri.

Putri juga memberikan pandangan terhadap kinerja kepolisian yang dirasa inkonsisten dalam mengungkap pembunuh Vina Cirebon dan Eky.

"Sementara kita membangun kepercayaan masyarakat atas kinerja Polri ketika mengeluarkan statement itu, jangankan mempercayai institusi, percaya Pegi pelaku utama, masyarakat sudah tidak percaya," pungkasnya.

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti

News Update

Metropolitan 06 Jun 2026, 21:16 WIB

Info Lengkap Reading Hours Jakarta Future Festival 2026: Lokasi, Jadwal, dan Cara Ikut

Jakarta Future Festival (JFF) 2026 di TIM gelar sesi gratis "Reading Hours" bersama Silent Book Club Jakarta pada Minggu, 7 Juni, jam 09.00-10.00 WIB. Cukup bawa buku sendiri ke Lobi Gedung Trisno.

Ekonomi 06 Jun 2026, 19:40 WIB

Makan Bergizi Gratis Bikin APBN Jebol? Ini Jawaban Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa

Menkeu Purbaya tegaskan program Makan Bergizi Gratis tak ancam APBN, defisit aman 2-3%. Meski ada sentimen negatif, ekonomi kuat. Program libatkan UMKM & disinergikan dengan BI demi stabilitas Rupiah.

Jakarta Selatan 06 Jun 2026, 17:20 WIB

Jadwal HBKB Rasuna Said Minggu Ini, Ada Cinta Laura hingga Bazar Murah!

HBKB Rasuna Said dimulai Minggu, 7 Juni 2026 pukul 05.30-09.00 WIB. Acara dimeriahkan Cinta Laura, parade sampah, bazar pangan murah, festival UMKM, ondel-ondel, dan pendaftaran KLG lansia/disabilitas

Bisnis 06 Jun 2026, 16:49 WIB

PNM Bangun Budaya Kerja Apresiatif Lewat PNM Excellence Awards 2026

27 tahun PNM bareng 70 ribu insan luncurkan PNM Excellence Awards 2026. Simak langkah besar bangun budaya kerja apresiatif di sini!

Ekonomi 06 Jun 2026, 16:35 WIB

PNM Siapkan Langkah Transformasi Berbasis Kebermanfaatan yang Berkelanjutan

PNM mulai babak baru transformasi berbasis kebermanfaatan. Temukan strategi pemberdayaan UMKM dan komitmen sosiokultural untuk Indonesia maju!

Gadget 06 Jun 2026, 15:31 WIB

Bocoran Galaxy Z Fold 8 Ultra Muncul di Bluetooth SIG, Samsung Siap Rilis HP Lipat Kasta Tertinggi!

Samsung rilis Galaxy Z Fold 8 standar (desain paspor 201g) & Z Fold 8 Ultra (Snapdragon 8 Elite Gen 5, kamera 200MP) pada 22 Juli 2026 di London guna hadapi Huawei & Apple.

Gadget 06 Jun 2026, 14:42 WIB

Xiaomi 17T, HP Midrange Rasa Flagship yang dengan Sistem Operasi Bersih Tanpa Iklan

Xiaomi 17T rilis Rp8-9 juta dengan Dimensity 8500 (AnTuTu 2M+) & periskop Leica 5x. Diulas GadgetIn, HP 6,59 inci ini punya baterai jumbo 6.500 mAh serta OS bersih tanpa iklan.

Metropolitan 06 Jun 2026, 13:51 WIB

Nggak Hanya di Kalender, Nama-nama Hari ini Juga Jadi Nama Pasar di Jakarta, Ada yang Sudah Tutup

Penamaan pasar di Jakarta ini berdasarkan hari merupakan tradisi yang berkembang sejak masa kolonial.

Metropolitan 06 Jun 2026, 13:07 WIB

Untuk ke 9 Kalinya, DKI Jakarta Raih Opini WTP dari BPK RI

Pencapaian tersebut menjadi bukti konsistensi Pemprov DKI Jakarta dalam menjaga tata kelola keuangan yang transparan.

Metropolitan 06 Jun 2026, 12:18 WIB

Pramono Anung Segera Sesuaikan Tarif Transjabodetabek Bulan Ini, Termasuk Rute Blok M-Bandara Soetta

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengatakan evaluasi tarif dilakukan sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas layanan transportasi publik.

Pendidikan 06 Jun 2026, 11:08 WIB

Pencairan Dana KJP Plus Tahap 1 Tahun 2026 Bulan April Mulai Dilakukan, Disalurkan kepada 707.477 Peserta Didik, Berikut Rinciannya

KJP Plus merupakan salah satu bentuk dukungan Pemprov DKI Jakarta dalam meningkatkan akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu.

Metropolitan 06 Jun 2026, 10:41 WIB

EastjakFest 2026 Siap Meriahkan HUT ke 499 Kota Jakarta, Hadirkan Vaksinasi Rabies, Bibit Gratis, dan Edukasi Ketahanan Pangan

Acara ini akan digelar tepat di hari ulang tahun Jakarta yakni pada 22 Juni 2026.

Metropolitan 06 Jun 2026, 10:25 WIB

Dinas LH DKI Jakarta akan Gelar Aksi Pilah Sampah di CFD Rasuna Said Besok

Kegiatan ini adalah bagian upaya Pemprov DKI Jakarta untuk meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya pengelolaan sampah dari sumbernya.

Metropolitan 06 Jun 2026, 10:08 WIB

Hadapi Ancaman Polusi, Pemprov DKI Kembangkan EWS Kualitas Udara Bersama BMKG

Kehadiran sistem EWS ini diharapkan mampu memberikan informasi prediktif mengenai kondisi kualitas udara di Ibu Kota.

Metropolitan 06 Jun 2026, 09:39 WIB

Pramono Anung Buka Jakarta Future Festival 2026, Dorong Anak Muda Ikut Rancang Masa Depan Jakarta

Pramono Anung resmi membuka JFF 2026 yang digelar di Taman Ismail Marzuki (TIM), Jakarta Pusat, Jumat (5/6).

Ekonomi 05 Jun 2026, 23:19 WIB

Strategi Investasi Tepat Saat Rupiah Melemah dan IHSG Anjlok

Ekonomi RI tertekan: Rupiah tembus Rp18.000 dan IHSG anjlok ke 5.594 akibat PHK, pajak naik, serta modal asing keluar. Investor disarankan masuk bertahap dan atur portofolio sesuai profil risiko.

Nasional 05 Jun 2026, 21:53 WIB

Strategi 'Rangkul Lalu Pukul', Bisakah Layer Cukai Rendah Jinakkan Pabrik Rokok Ilegal?

Skema "rangkul lalu pukul" lewat layer cukai baru demi kejar Rp30 T menuai kritik. Cara ini dinilai beri karpet merah bagi rokok ilegal dan picu kecurangan baru ketimbang menegakkan hukum secara tegas

Nasional 05 Jun 2026, 20:21 WIB

BBM Mulai Dicampur Bioetanol 5%, Ini Efeknya untuk Mobil dan Motor Tua

Mulai semester II 2026, seluruh SPBU di Jawa wajib jual bensin campur etanol 5% (E5) sesuai Permen ESDM 4/2025. BBM ini ramah lingkungan & aman buat kendaraan modern, tapi berisiko korosi bagi mesin.

Sport 05 Jun 2026, 19:18 WIB

Lebih dari 50 Tenant Indonesia Open 2026 Gunakan Pembayaran Digital BNI

BNI menghadirkan pembayaran digital di Indonesia Open 2026 melalui EDC dan QRIS wondr untuk transaksi praktis.

Hiburan 05 Jun 2026, 18:55 WIB

Sedang Berkonflik dengan Sarwendah, Ruben Onsu Tulis Pesan Haru di Hari Ulang Tahun Anak

Meski hubungan dengan Sarwendah memanas akibat video viral, Ruben Onsu tetap fokus pada anak. Ia mengucapkan ultah menyentuh untuk Thalia dan berharap pihak luar tak memperkeruh mental anak mereka.