AYOJAKARTA.COM - Saat ini tengah dihebohkan penemuan piramida di Danau Toba yang bikin penasaran publik.
Penemuan piramida di Danau Toba itu pertama diungkap Profesor Riset dari Pusat Riset Kebencabaan Geologi di Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Danny Hilman Natawidjaja.
Peneliti BRIN Profesor Danny Hilman Natawidjaja diketahui telah menemukan situs mirip piramida tersebut pada 2022.
Situs piramida yang ditemukan Dany Hilman Natawidjaja berada di Kabupaten Humbang Hasundutan, Sumatera Utara.
Baca Juga: Ingin Belajar Bahasa Inggris Otodidak? 5 Rekomendasi Channel YouTube Bisa Jadi Pilihan Anda!
Dikutip ayojakarta.com dari laman Facebook pribadinya, temuan situs tersebut sempat dirahasikan selama kurang lebih satu tahun.
Danny Hilman Natawidjaja juga mengatakan bahwa Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan tertarik dengan temuan tersebut.
Dikatakan bahwa pada 23 September 2023 lalu, Luhut Binsar Pandjaitan telah berkunjung ke lokasi.
“Akhirnya, keberadaan Piramida Toba yang kami rahasiakan dulu selama setahun akan mulai “go public” karena besok tanggal 23 September 2023 bapak Menko Marvest akan berkunjung ke sana untuk cek lokasi,” tulis Danny Hilman Natawidjaja pada akun Facebooknya.
Baca Juga: Hasil Survei LSI: Prabowo Subianto Unggul di Putaran Kedua atas Ganjar Pranowo dan Anies Baswedan
Strukur piramida di Danau Toba tersebut berupa bebatuan besar dengan tinggi 120 meter.
Danny Hilman Natawidjaja menduga bahwa bagian bawah bangunan tersebut bisa mencapai 90 meteran.
“Benar sekali, yang difoto itu hanya bagian atasnya saja, mungkin sekitar 30 m, badan bangunan teras batu ke bawahnya masih banyak dan besar 90 meteran lagi. Bagian bawah tidak terbuka seperti atasnya ini tapi ditumbuhi pepohonan tinggi dan semak belukar yang lebat, itulah sebabnya seperti terlindung dari pandangan mata masyarakat,” terang Danny Hilman Natawidjaja.
Baca Juga: 47 Merek Smartphone yang Tak Bisa Pakai WhatsApp Mulai Desember 2023, Ada iPhone dan Android
Sementara itu, dikutip ayojakarta.com dari YouTube Kompastv Gorontalo pada Kamis (5/10/2023), masyarakat lokal menyebut situs tersebut dengan sebutan bukit A karena bentuknya seperti huruf A.
Mereka menganggap bahwa bangunan tersebut adalah peradaban para leluhur yang sengaja ditinggalkan.
Tidak hanya itu, masyarakat setempat juga biasa menjadikan lokasi dekat piramida tersebut untuk makam warga.***

Share this article
Penemuan piramida di Danau Toba viral hingga bikin Luhut Binsar Pandjaitan penasaran, seperti apa kondisinya?