AYOJAKARTA.COM – Psikolog Forensik Reza Indragiri menyebut masih ada satu bukti penting yang belum pernah dibuka dalam kasus pembunuhan Vina Cirebon.
Reza Indragiri mengatakan apabila tidak ada bukti yang bisa diakses, maka masih ada satu bukti yang bisa menjadi petunjuk.
Bukti penting yang masih bisa menjadi petunjuk terungkapnya kasus pembunuhan Vina Cirebon adalah komunikasi elektronik terpidana dan korban.
“Menurut saya ada satu bukti scientific yang belum pernah dibuka dengan serinci-rincinya dan firasat saya mengatakan bukti itu ada. Yaitu bukti komunikasi elektronik para tersangka dan bukti komunikasi elektronik dua korban,” kata Reza dikutip dari kanal YouTube TV One News pada Kamis (25/7/2024).
Reza menjelaskan bahwa bukti komunikasi elektronik terpidana dan korban sangat penting untuk dibuka.
Ini karena selama ini narasi yang dibangun adalah Vina dan kekasihnya yakni Eky tewas akibat pembunuhan berencana.
Menurut Reza, orang yang akan melakukan pembunuhan berencana sudah pasti akan berkomunikasi pada malam sebelum kejadian melalui ponsel.
Oleh karena itu, bukti komunikasi elektronik sangat penting untuk mengungkapkan siapa pelaku sebenarnya.
Reza menilai untuk mengetahuinya maka polisi hanya perlu membuka bukti komunikasi elektronik terpidana dan korban.
“Tinggal dibuka bukti komunikasi elektronik mereka, ada tidak tanda-tanda sesungguhnya bahwa Pegi Setiawan mengotaki, mendesain, merencanakan, menggerakan teman-temannya untuk menghabisi kedua korban? Demikian pula Vina dan Eky, malam itu dalam komunikasi elektronik mereka ada tidak tanda-tanda bahwa mereka gelisah, terancam, takut, ingin menyelamatkan diri, dan seterusnya,” jelasnya.
Reza mengungkapkan bahwa dirinya sangat yakin bahwa bukti komunikasi elektronik tersebut masih ada.
Menurutnya, apabila bukti elektronik bisa diakses maka bisa menjadi alat bukti baru atau novum.
“Saya yakin firasat saya ini mengatakan bukti komunikasi elektronik itu ada. Kalau bisa diakses ini merupakan novum yang luar biasa,” tutupnya.

Share this article
Bukti penting yang masih bisa menjadi petunjuk terungkapnya kasus pembunuhan Vina Cirebon adalah komunikasi elektronik terpidana dan korban.