AYOJAKARTA.COM - Seorang anak berusia 5 tahun dilaporkan meninggal dunia setelah digigit anjing Rabies di Desa Habi, Kecamatan Kangae, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT).
Setelah melawan rasa sakitnya, akirnya sang bayi meninggal pada Senin, 8 Mei 2023.
Dugaan awal, bayi tersebut tertular rabies dari anjing yang menggigitnya pada Senin, 24 April 2023.
Baca Juga: Pelaku Mutilasi dan Pengecoran di Semarang Akui Lakukan Tindakan Keji saat Korban Masih Bernafas
Sebelum meninggal, anak tersebut sempat dirawat dan divaksin rabies (VAR) sebanyak dua kali.
Sayangnya, upaya medis tersebut tidak mampu menyelamatkan nyawa bocah malang tersebut.
Bayi tersebut sebelumnya dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah TC Hillers Maumere pada tanggal 29 April 2023 dengan keluhan demam, mual, dan muntah.
Setelah ditangani oleh Dr Clara yang merawat anak tersebut, gejala muncul keesokan harinya.
Baca Juga: Anies Baswedan Soal Elektabilitas: Tidak Masalah Nomor 3, Tapi Saya Optimis Menang
Orang tua korban sempat melaporkan bahwa anaknya tersebut tampak ketakutan dan tidak seperti biasanya.
Bahkan menurut informasi yang beredar anak tersebut sempat tidak mau minum air.
""Keesokan harinya, dokter mulai melihat gejala itu dan orang tuanya melaporkan kalau anaknya kelihatan ketakutan, kemudian dokter mengobati keluhan-keluhan dari anak itu, mual muntahnya di obati dan sebelum dibawa ke rumah sakit, sempat di VAR dua kali di Puskesmas Beru," ujar dr. Clara dikutip AyoJakarta.com dari Instagram ViralSekali pada (10/5/2023).
Akhirnya Dokter kemudian memberikan perawatan dengan mengobati keluhan-keluhan anak tersebut, termasuk mual dan muntah, sebelum akhirnya bocah tersebut dibawa ke rumah sakit dan mendapatkan VAR dua kali di Puskesmas Beru.
Kejadian ini tentunya menjadi peringatan bagi kita semua tentang pentingnya menjaga kesehatan dan keselamatan anak.
Orang tua dan masyarakat sekitar harus lebih berhati-hati dan melakukan pencegahan yang tepat untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.
Gigitan anjing rabies dapat menjadi ancaman serius bagi kesehatan manusia.
Baca Juga: Dukung Kebijakan Haji Ramah Lansia, KBIHU Sepakati Tujuh Komitmen
Rabies merupakan penyakit yang disebabkan oleh virus dan menyerang sistem saraf manusia dan hewan.
Virus rabies dapat menyebar melalui air liur hewan yang terinfeksi, terutama melalui gigitan atau jilatan.***

Share this article
Viralnya anak berusia 5 tahun dilaporkan meninggal dunia setelah digigit anjing Rabies di Desa Habi, NTT. Begini kisahnya...