AYOJAKARTA.COM - Video yang menunjukkan ada ulat di sajian restoran Mie Gacoan, viral di media sosial.
Seorang pengguna Twitter (sender) mengirim tweet ke akun base @tanyakanrl, mengatakan bahwa For You Page (FYP) TikTok-nya muncul beberapa video yang menyebut ada ulat di sajian Mie Gacoan.
Sender lantas merasa curiga video tersebut memang sengaja dibuat pesaing Mie Gacoan untuk menjatuhkan restoran yang merupakan anak perusahaan PT Pesta Pora Abadi itu.
"dari kemaren tiktok sender muncul mie gac*an ada ulet nya trs, tp kali ini keterlaluan bgt. curiga ini settingan saingan mie gac*an, masak ulet segede itu kitchen ga liat? itu jg ulet tumbuhan bkn ulet belatung makanan, kek sengaja ditaroh gitu," tulis @tanyakanrl pada Minggu, 28 Mei 2023.
Tak hanya akun base tersebut, akun @txtdarionlshop juga mengunggah tiga video yang menunjukkan ada ulat di sajian Mie Gacoan.
Satu video memperlihatkan ulat berwarna hijau, sedangkan dua video lainnya menunjukkan ulat berwarna putih.
Pada video pertama terlihat perekam video makan di tempat atau dine in Mie Gacoan. Sedangkan dua video lainnya perekam tampaknya take away.
Perekam mengatakan ia menemukan ulat tersebut setelah satu suap makan Mie Gacoan.
Ia pun meminta pihak Mie Gacoan segera memberikan klarifikasi mengapa ada ulat di makanannya.
"Tiba-tiba baru satu suap gitu gua ngerasa ini tu ulat guys. Ada kepalanya. Mie Gacoan harus klarifikasi kenapa ada ini di mie gue dan gue jadi nggak bisa makan Mie Gacoan lagi," kata perekam.
"Ini tu enak tau, cuman kenapa ada ulatnya," tambahnya.
Adapun @txtdarionlshop menyebut video temuan ulat di Mie Gacoan diunggah selama tiga hari berturut-turut.
Akun itu juga mempertanyakan bagaimana kebetulan tersebut bisa terjadi selama tiga hari berturut-turut.
"Menurut kalian gimana gess?
Persaingan bisnis atau emang kualitasnya menurun?" tulis @txtdarionlshop.
Hingga artikel ini ditulis, belum ada klarifikasi dari pihak Mie Gacoan.

Share this article
Video penemuan ulat di sajian Mie Gacoan selama tiga hari berturut-turut viral di media sosial. Benarkah ulah pesaig bisnis?