AYOJAKARTA.COM - Papua, pulau terbesar kedua di dunia, selalu mempesona dengan keindahan alamnya.
Namun, di balik panorama alam yang menakjubkan, Papua juga menyimpan misteri yang belum terpecahkan.
Salah satu misteri yang baru-baru ini terungkap adalah temuan Tembok Raksasa yang terletak di dasar laut Papua, menciptakan sensasi di kalangan ilmuwan dan peneliti.
Tembok Raksasa ini menjadi bukti adanya peradaban kuno yang mungkin pernah ada di Papua. Dengan panjang mencapai 110 kilometer, lebar 2700 meter, dan ketinggian mencapai 1860 meter, bangunan ini mengundang kekaguman para ahli.
Baca Juga: Update! Gempa Tektonik M4,6 Guncang Pangandaran, Terasa Sampai ke Daerah Ini
Struktur bangunan yang lurus memanjang menyerupai dinding atau tembok, membuatnya unik dan menarik untuk dipelajari.
"Dilepas dari bagian pantai utara Papua terdapat struktur mirip benteng yang panjangnya 110 Km dan tinggi sekitar 1860 meter dengan lebar 2700 meter," Ungkap narator kanal Youtube Mata Ketiga dikutip AyoJakarta.com pada (4/6/2023).
Tembok tersebut dinamakan oleh penduduk setempat yaitu Jayapura Wall (Tembok Jayapura).
Meskipun ukurannya yang fantastis, muncul pertanyaan besar tentang siapa yang membangun tembok ini dan tujuannya apa. Para ilmuwan menghadapi kesulitan dalam mencari jawaban, mengingat teknologi pada masa itu dianggap primitif.
Baca Juga: Masih Layak Beli? Harga Rp3 Jutaan Sudah Dapat Samsung S10e Mantan Flagship pada Masanya
Bangunan tertinggi di dunia saat ini, Gedung Burj Khalifa, hanya mencapai setengah tinggi Tembok Raksasa ini.
Sehingga tembok tersebut menimbulkan tanda tanya besar tentang asal-usul dan tujuan dibangunnya tembok ini.
Salah satu teori yang berkembang adalah kemungkinan tembok ini dibangun oleh ras raksasa yang diyakini pernah menghuni bumi ribuan tahun yang lalu.
Temuan-temuan kerangka raksasa di berbagai penjuru dunia semakin memperkuat hipotesis ini. Mengapa ras raksasa ini membangun tembok raksasa yang luar biasa ini masih menjadi misteri.
Baca Juga: INFO Gempa Terkini : Gempa Bumi M 4,6 Guncang Kab. Pangandaran pada Minggu 4 Juni 2023
Namun, misteri seputar tembok ini semakin kompleks ketika ditemukan bahwa gambar Tembok Raksasa ini tiba-tiba dihilangkan dari Google Maps pada tahun 2012.
Kehilangan gambar ini menimbulkan spekulasi tentang alasan di balik tindakan tersebut. Apakah ada sesuatu yang disembunyikan atau ada kepentingan tertentu yang ingin dilindungi?
Tak hanya itu, temuan ini juga membangkitkan teori bahwa Papua pernah menjadi pusat peradaban maju yang hilang, seperti Atlantis.
Beberapa penulis dan peneliti telah mengaitkan kekayaan alam Papua, terutama emas dan tembaga, dengan peradaban maju tersebut.
Emas, sebagai konduktor terbaik, dapat digunakan sebagai sumber energi untuk teknologi yang lebih canggih.
Misteri Tembok Raksasa ini juga menghidupkan kembali kesadaran akan perubahan sejarah yang dilakukan oleh penjajah Barat.
Baca Juga: GEGER! Jamaah Haji Lansia Mendadak Minta Turun dari Pesawat, Alasannya Bikin Kaget
Terlalu sering, cerita tentang leluhur Nusantara diubah dan dihapus untuk menciptakan citra mereka sebagai bangsa primitif. Oleh karena itu, penting bagi kita untuk menggali kembali sejarah asli kita dan memahami warisan besar yang dimiliki oleh bangsa Indonesia.
Dengan temuan Tembok Raksasa ini, semakin jelas bahwa Papua memiliki banyak misteri yang menunggu untuk dipecahkan. Keberadaan peradaban kuno, ras raksasa, dan peradaban maju yang hilang masih menjadi tanda tanya besar.
Untuk itu, diperlukan penelitian lebih lanjut dan kolaborasi antara ilmuwan, sejarawan, dan pemerintah untuk mengungkap rahasia yang terkubur di bawah laut Papua.***

Share this article
Salah satu misteri yang baru-baru ini terungkap adalah temuan Tembok Raksasa yang terletak di dasar laut Papua, menciptakan sensasi