AYOJAKARTA.COM - Corona Virus Disease 2019 atau biasa disingkat COVID-19 masih menghantui semua orang diseluruh dunia.
COVID-19 adalah penyakit menular yang disebabkan oleh SARS-CoV-2, salah satu jenis coronavirus.
Penderita COVID-19 dapat mengalami gejala demam, batuk kering, dan kesulitan bernafas.
Di Indonesia sendiri sudah tercatat ada 6,73 juta total kasus COVID-19.
Akibat penyebaran wabah COVID-19, banyak negara terkena pandemi dan perbatasan interaksi.
Terkait COVID-19, belum lama ini beredar video di media sosial Twitter tentang prediksi terjadinya pandemi COVID-19 sejak tahun 1956.
Banyak warganet yang dikagetkan dengan munculnya unggahan video tersebut.
Terus, benarkah terjadinya pandemi COVID-19 sudah diprediksi dari tahun 1956?
Berikut fakta dari informasi tersebut, dikutip Ayojakarta.com dari turnbackhoax.id pada Minggu (5/2/2023).
Akun Twitter @DavidKnestrick mengunggah video hitam putih dan menuliskan klaim bahwa video tersebut dibuat pada tahun 1956 tentang prediksi pandemi COVID-19.
Dalam unggahan tersebut juga bertuliskan narasi "Wow, this is a video from 1956. They predicted everything we are going through right now".
Ditambah ada narasi tambahan "It even knew the exact year it would happen, 2020. It's like they planned it".
Setelah ditelusuri, video serupa juga pernah diunggah oleh akun YouTube Ramses The Pigeon pada 29 Februari 2020.
Baca Juga: Catat dan Hindari! Kesalahan Fatal Berikut Bisa Bikin Gagal Daftar Kartu Prakerja 2023
Dalam bagian deskripsi video tertulis "Archival and public domain footage was acquired from Archive.org. Also, yes, I only threw this together because I wanted to have a video uploaded on February 29th".
Pengguna Youtube tersebut juga menjelaskan di laman Reddit bahwa video tersebut ditunjukan sebagai video satir dan diunggah setelah wabah COVID-19 diumumkan sebagai pandemi oleh WHO.
Selain itu, informasi serupa juga pernah dibahas oleh Reuters dengan judul "Fact Check- Avoiding the future plague, video was made in 2020, intended as satire".
Dari fakta tersebut, informasi yang disebar luaskan akun Twitter @DavidKnestrick merupakan konten yang tidak benar atau hoax.***

Share this article
Heboh informasi seputar adanya informasi tentang keberadaan virus corona yang disebut sudah hadir sejak tahun 1965, cek faktanya di sini