Edukasi Psikologi: Jangan Sepelekan Dampak Psikologis Bullying

Ilustrasi dampak bullying
Ilustrasi dampak bullying

AYOJAKARTA.COM - Baru-baru ini, sebuah insiden tragis yang melibatkan seorang calon dokter spesialis dari Rumah Sakit Kariadi Semarang telah memicu kekhawatiran yang signifikan. 

Calon dokter spesialis ini, yang dilaporkan tidak mampu menahan bullying yang tak henti-hentinya selama program residensi anestesi, dan mengakhiri hidupnya dengan menyuntikkan obat ke dalam dirinya sendiri. 

Peristiwa yang memilukan ini bukan hanya masalah hukum atau kelembagaan; ini menyoroti konsekuensi psikologis yang parah dari bullying, sebuah masalah yang perlu segera ditangani.

Dampak Bullying yang Menghancurkan

Psikolog Ferdian Permana melalui akun TikToknya @katapsikilogi mengingatkan bahwa bullying lebih dari sekadar kekerasan fisik atau verbal. 

Baca Juga: Top 10 Universitas di Indonesia dengan Jurusan Hukum Terbaik versi SIR 2024, Ada Kampus Otto Hasibuan!

Lebih jauh, bullying menimbulkan tekanan mental yang mendalam pada korban. 

Dalam banyak kasus, para pelaku bahkan mungkin tidak menyadari beratnya tindakan mereka, sering kali karena kurangnya kesadaran moral. 

Normalisasi bullying dalam lingkungan tertentu dapat mempersulit pengenalan dan penanganan masalah, sehingga melanggengkan siklus bahaya.

Bagi para korban, dampak perundungan bisa sangat berat, terutama saat mereka sudah rentan karena faktor-faktor seperti stres kerja, kesulitan keuangan, atau masalah pribadi. 

Saat seseorang sudah terkuras secara mental atau emosional, perundungan dapat mendorong mereka semakin putus asa, yang berujung pada rasa tidak berdaya. 

Ketidakberdayaan yang dipelajari ini, di mana para korban merasa tidak berdaya untuk melawan, merupakan faktor risiko signifikan untuk depresi.

Memahami Depresi dan Konsekuensinya

Baca Juga: PILU! Tangis Ayah Cut Intan Nabila Kunjungi Anaknya Pasca Insiden KDRT: Allah Pasti Menyelesaikan dengan Caranya

Depresi, khususnya gangguan depresi mayor (major depressive disorder, MDD) adalah kondisi kesehatan mental yang parah yang ditandai dengan penekanan emosi dan ketidakmampuan untuk mengatasi situasi yang membebani. 

Para korban perundungan mungkin merasa terjebak, tidak mampu mengungkapkan rasa sakit mereka atau mencari bantuan karena takut akan akibatnya, seperti kehilangan pekerjaan atau semakin terisolasi.

Penekanan emosi ini dapat mengarah pada siklus keputusasaan yang berbahaya, di mana individu tidak melihat jalan keluar dari penderitaan mereka. 

Dalam kasus yang paling parah, hal ini dapat mengakibatkan tindakan menyakiti diri sendiri atau bahkan bunuh diri, karena korban merasa bahwa mengakhiri hidup mereka adalah satu-satunya cara untuk melepaskan diri dari rasa sakit.

Pentingnya Mencari Bantuan

Sangat penting bagi mereka yang mengalami perundungan atau segala bentuk tekanan mental untuk mencari bantuan dan tidak menanggung beban sendirian. 

Baca Juga: Ratusan Warga di Desa Giling Pati Melakukan Kirab Bendera Merah-Putih Sepanjang 100 Meter untuk Perayaan HUT ke 79 RI

Konseling dan terapi dapat menyediakan ruang yang aman untuk mengungkapkan perasaan dan menemukan solusi atas masalah. 

Tersedia pilihan yang terjangkau, dan menghubungi psikolog, konselor, atau bahkan teman atau anggota keluarga yang dipercaya dapat membuat perbedaan yang signifikan.

Ingat, setiap hidup itu berharga, kita tidak sendirian dalam perjuangan hidup, dan ada orang-orang yang peduli dengan kesejahteraanmu. 

Jangan ragu untuk mencari dukungan yang kamu butuhkan untuk mengatasi tantangan ini.

Pemikiran Akhir

Kasus tragis calon dokter spesialis di Semarang adalah pengingat yang jelas tentang dampak buruk perundungan dan pentingnya mengatasi masalah kesehatan mental. 

Mari kita bekerja sama untuk menciptakan lingkungan di mana setiap orang merasa aman, didukung, dan dihargai. 

Baca Juga: 5 Ide Usaha Sampingan, Kerja 2 Jam Penghasilan Capai Jutaan!

Jika kamu atau seseorang yang kamu kenal sedang berjuang melawan perundungan atau depresi, segeralah meminta bantuan. 

Hidupmu itu penting, dan selalu ada harapan untuk hari esok yang lebih baik.***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# bullying anak
# Dampak Psikologis
# edukasi psikologi
# perundungan

News Update

Bisnis

Darurat Scam dan Judi Online, BRI Bersama OJK Perketat Ekosistem Perbankan Gandeng Kemkomdigi dan PERBANAS

Sinergi BRI, PERBANAS, OJK, dan Kemkomdigi resmi tingkatkan keamanan keuangan digital demi memberantas judi online dan scam.

Bisnis

Antisipasi Lonjakan Permintaan, Pertamina Suntik Tambahan LPG Subsidi 138 Metrik Ton di Kabupaten Subang

Pertamina Patra Niaga menambah 138 metrik ton LPG 3 Kg di Subang hingga akhir Juli 2026 untuk menjaga stok dan kelancaran distribusi.

Nasional

Tips Memilih Lowongan Program Magang Nasional 2026, Jangan Asal Klik!

Memilih lowongan program magang secara tepat dapat memberikan pengalaman berharga yang berdampak pada pengembangan karier di masa depan.

Jakarta Timur

INFO Penting untuk Warga Jaktim! Per 27 Juli 2026, Kantor Sudin Dukcapil Jakarta Timur akan Pindah Sementara, Ini Lokasinya

Kepindahan ini dilakukan untuk mendukung proses renovasi gedung sekaligus meningkatkan kenyamanan serta kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Metropolitan

Transjakarta Gelar Sayembara Desain Green Hub Petamburan, Siapkan Konsep Kawasan Transportasi Masa Depan

Sayembara Desaian Green Hub Petamburan ini mengusung tema "Green Connectivity: Weaving Mobility, Elevating Urban Life".

Jakarta Timur

Dinas Bina Marga DKI Jakarta Mulai Penataan Trotoar di Jakarta Timur dengan Konsep Complete Street, Pejalan Kaki Lebih Aman dan Nyaman

Langkah ini menjadi bagian dari upaya menciptakan ruang publik yang lebih aman, nyaman, dan inklusif bagi para pejalan kaki.

Metropolitan

Masih Ada Kesempatan! Pendaftaran Jakarta Innovation Awards 2026 Diperpanjang, Yuk Siapkan Inovasi Terbaikmu

Jakarta Innovation Awards merupakan ajang apresiasi bagi inovasi yang telah diimplementasikan dan memberikan manfaat nyata bagi Jakarta.

Pendidikan

Pemprov DKI Batasi Penggunaan Medsos Anak di Bawah 16 Tahun? Pramono Anung: Jakarta Dukung Komdigi

Pemprov DKI Jakarta menyatakan dukungan penuh terhadap kebijakan pemerintah pusat yang membatasi akses media sosial (medsos) bagi anak di bawah usia 16 tahun

Metropolitan

DKI Tutup 2 Zona Aktif di Bantargebang, Sistem 'Open Dumping' Mulai Ditinggalkan!

Pemprov DKI Jakarta resmi memulai langkah besar untuk membenahi pengelolaan sampah di Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang, Kota Bekasi.

Viral

Menerka Bayaran Hotman Paris yang Kini Tangani Kasus Febri Adriansyah, Bisa Tembus di Atas Rp200 Miliar?

Hotman Paris resmi jadi kuasa hukum mantan Jampidsus Febrie Adriansyah terkait kasus korupsi dan TPPU. Rekam jejak honor fantastis Hotman hingga Rp200 miliar memicu spekulasi tarif di publik.

Viral

Nekat Bela Febri Adriansyah, Akun Bisnis Hotman Paris Raib!

Akun Instagram bisnis Hotman Paris Perfumery hilang usai ia menuai kritik pedas akibat membela mantan Jampidsus Febrie Adriansyah. Hotman mengimbau masyarakat waspada terhadap potensi penipuan.

Jakarta Selatan

Tekan Sampah ke TPST Bantar Gebang, 349 Tong Biopori Jumbo Disebar di Kebayoran Lama Jaksel!

Sebanyak 349 tong biopori jumbo didistribusikan ke enam kelurahan di wilayah tersebut guna mengurangi beban sampah yang dikirim ke TPST Bantar Gebang.

Jakarta Utara

Upaya Atasi Kemacetan Kelapa Gading-Pulo Gadung, 111 Petugas Gabungan Tata Lahan Jalan Perintis Kemerdekaan!

Sebanyak 111 personel gabungan dikerahkan untuk melakukan penertiban dan penataan lahan di kawasan RW 13, Jalan Perintis Kemerdekaan

Sport

Drama VAR Warnai Final Piala Dunia 2026, Ada 4 Momen Krusial yang Bikin Argentina Protes

Piala Dunia 2026 diwarnai krisis VAR yang picu krisis FIFA. Spanyol keluar sebagai juara usai tekuk Argentina 1-0 di final penuh drama, diwarnai kartu merah Enzo dan kontroversi keputusan wasit.

News

Hotman Paris Diminta Tak Bawa Nama Presiden dalam Kasus Febrie Adriansyah, Istana: Jangan Dikait-kaitkan!

Hal ini menyusul pernyataan Hotman yang membawa-bawa nama Presiden Prabowo Subianto dalam pembelaannya terhadap sang klien, mantan Jampidsus Febrie Adriansyah.

News

Siap-siap! Tarif Naturalisasi dan Lepas Status WNI Naik Mulai Agustus 2026, Cek Rincian Lengkapnya di Sini

Pemerintah resmi menetapkan penyesuaian tarif untuk berbagai layanan kewarganegaraan yang akan mulai diberlakukan pada Agustus 2026.

Sport

Badai Kritik Terjang Gianni Infantino Usai Penutupan Piala Dunia 2026, FIFA Dinilai Hanya Kejar Bisnis

Presiden FIFA Gianni Infantino hadapi krisis kredibilitas usai Piala Dunia 2026. Sorotan tiket mahal, jet pribadi, hingga sorakan publik di final hiasi kritik bisnis, meski posisi politiknya kokoh.

Jakarta Timur

Gudang Spark Sport Academy Pondok Bambu Dilalap Si Jago Merah, 25 Anak Berhasil Dievakuasi Selamat!

Kebakaran terjadi di gedung Spark Sport Academy yang berlokasi di Jalan Pahlawan Revolusi, Kelurahan Pondok Bambu, Kecamatan Duren Sawit, Jakarta Timur, pada Senin, 20 Juli 2026

Metropolitan

Jakarta Menuju Kota Global, Pramono Anung Dorong Fasilitas Publik dan Perkantoran Wajib Punya Ruang Laktasi!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menegaskan komitmennya untuk memperkuat fasilitas bagi ibu dan anak di ibu kota.

Jakarta Selatan

Aksi Heroik Gagalkan Penjambretan Bersajam di CFD, 4 Personel Dishub DKI Dapat Penghargaan!

Keempat petugas tersebut berhasil menggagalkan aksi penjambretan bersenjata tajam di kawasan Jalan HR Rasuna Said, Setiabudi, Jakarta Selatan.