AYOJAKARTA.COM – Museum Nasional, yang dulunya dikenal sebagai Museum Gajah, kini menghadirkan pertunjukan 3D ImersifA sebagai salah satu daya tarik utamanya.
Terletak di lokasi yang strategis, yaitu Jakarta Pusat, museum ini diklaim sebagai museum ilmu pengetahuan terbesar di Asia Tenggara.
Oleh karenanya, tempat ini menjadi destinasi wajib bagi warga Jakarta yang ingin menikmati pengalaman edukatif dengan sentuhan teknologi modern.
Menurut informasi yang dihimpun dari kanal YouTube Pakasi Traveller pada Kamis, 3 April 2025, pengunjung dengan mudah dapat mengakses museum ini melalui transportasi umum.
Baca Juga: Aki Koe-En Villa di Bogor, Destinasi Wisata dan Penginapan Bertema Ala Jepang yang Instagramable
Lokasinya yang berada tepat di seberang halte busway Monas ini membuat destinasi wisata satu ini sangat mudah dijangkau.
Bagi yang berada di wilayah Jakarta, dari Kalideres atau Grogol misalnya, tersedia layanan Transjakarta Koridor 3.
Sedangkan pengunjung dari Pulau Gadung bisa menggunakan Transjakarta Koridor 2.
Selain itu, pengunjung dari luar kota seperti Bogor juga dapat naik kereta KRL menuju Stasiun Jakarta Kota, kemudian melanjutkan perjalanan dengan Transjakarta Koridor 1 hingga tiba di Monas.
Baca Juga: 5 Rekomendasi Tempat Wisata Gratis di Jakarta yang Cocok Dikunjungi Saat Libur Lebaran 2025
Tiket masuk ke museum ini telah ditetapkan sebesar Rp25.000 dan tiket khusus untuk pertunjukan 3D ImersifA dibeli secara online dengan tarif Rp35.000.
Dengan begitu, total biaya yang harus dikeluarkan pengunjung saat berkunjung ke destinasi wisata ini mencapai Rp60.000.
Pertunjukan imersiva ini berlangsung selama kurang lebih 30 menit, menghadirkan pengalaman visual dan audio yang memukau melalui teknologi tiga dimensi.
Sehingga pengunjung dapat merasakan sejarah dan ilmu pengetahuan dengan cara yang interaktif dan mendalam.
Baca Juga: 7 Tempat Wisata Jakarta Selatan yang Cocok untuk Liburan Lebaran, Mana Pilihanmu?
Untuk pemesanan tiket yang mudah dapat diakses melalui website resmi, Traveloka, atau Tiket.com yang memungkinkan kenyamanan pengunjung.
Dengan demikian, Museum Nasional tidak hanya menjadi pusat penyimpanan sejarah, tetapi juga sebagai wadah inovasi dalam penyampaian ilmu pengetahuan melalui media digital.
Kehadiran pertunjukan 3D imersiva di Museum Nasional diharapkan mampu meningkatkan minat kunjungan wisatawan lokal maupun mancanegara.
Lebih lanjutnya, serta mendukung pengembangan sektor pariwisata edukatif di Jakarta.
Dengan konsep modern dan akses transportasi yang mudah, destinasi ini diprediksi akan semakin populer sebagai tempat wisata edukatif di tengah dinamika ibu kota.***

Share this article
Museum Nasional, yang dulunya dikenal sebagai Museum Gajah, kini menghadirkan pertunjukan 3D ImersifA.