BEKASI TIMUR, AYOJAKARTA.COM -- Sejumlah warga Kota Bekasi mengaku ragu disuntik vaksin Covid-19 meski hal tersebut digadang sebagai solusi mengakhiri pandemi.
Tohir, seorang warga Bekasi Timur malah tak ingin divaksinasi pada tahap awal. Dia ingin melihat dulu reaksi atau kemungkinan efek samping yang ditimbulkan oleh mereka yang lebih dulu mendapat vaksin.
"Jujur masih ragu sih (buat divaksin). Pertama karena kita kan enggak tahu ini vaksinnya aman apa enggak. Lihat dulu deh orang yang udah divaksin gimana (ada efeknya atau tidak)," kata Tohir kepada Ayobekasi, Senin (14/12/2020).
Bukan tanpa alasan keraguan itu muncul karena memang uji klinis vaksin belum selesai. Selain itu, dari segi efektivitasnya pun masih dalam penelitian.
AYO BACA : VAKSIN COVID-19: Hasil Survei, 9% Warga Jabar Menolak Pemberian Vaksin
"Oke-lah kalau dikatakan vaksin ini solusi mengakhiri pandemi. Tapi, kan kita juga enggak mau dong disuntik sesuatu yang kita enggak tahu ini aman apa enggak, efektif apa enggak," ujarnya.
Hal senada dikatakan Linda, warga Bekasi Utara yang tidak mau divaksin tanpa ada jaminan keamanan dan sertifikasi halal dari pihak berwenang.
"Kalau enggak aman gimana? Covid-nya hilang nanti muncul masalah lain. Enggak mau gitulah," kata dia.
Wanita 30 tahun itu pun berharap pemerintah mau memberikan edukasi dan sosialisasi yang lebih gencar mengenai keamanan dan efektivitas vaksin karena hal inilah yang paling dibutuhkan masyarakat.
AYO BACA : VAKSIN COVID-19: Februari Mulai Penyuntikkan, Simak Cara Vaksinasi Khusus Jalur Mandiri
"Kita perlu tahu kejelasan vaksin ini gimana. Enggak mau asal-asalan aja," ujar Linda.
Sebelumnya, Pemerintah Kota Bekasi menetapkan pemberian vaksin Covid-19 kepada warga dimulai pada awal tahun 2021.
Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi menjelaskan bahwa pemberian vaksin ini mempertimbangkan kajian epidemiologi, ketersediaan vaksin, juga sarana pendukung lainnya.
“Dimulai awal 2021 secara bertahap. Prosesnya sendiri kan butuh waktu,” kata pria yang akrab disapa Pepen belum lama ini.
Dia mengungkapkan, untuk tahap awal, vaksin Covid-19 akan diberikan pada 480 ribu warga dari 56 kelurahan. Kriteria warga yang mendapat prioritas vaksin juga sudah ditentukan.
AYO BACA : Manjur 94%, Vaksin Anti Covid-19 Moderna Minta Persetujuan Eropa dan AS

Share this article
Sejumlah warga Kota Bekasi mengaku ragu disuntik vaksin Covid-19 meski hal tersebut digadang sebagai solusi mengakhiri pandemi.