BEKASI KOTA, AYOJAKARTA.COM -- Komunitas Peduli Sungai Cileungsi dan Cikeas (KP2C) melaporkan perkembangan tinggi muka air (TMA) di hulu Sungai Cileungsi, Cikeas, dan Kali Bekasi, Senin (26/10/2020) sore.
AYO BACA : Bekasi Diguyur Hujan Lebat Disertai Angin Kencang
Berdasarkan data yang dirilis Komunitas Peduli Sungai Cileungsi dan Cikeas (KP2C) pada pukul 16.35 WIB, diketahui TMA di hulu Sungai Cikeas mengalami peningkatan dari batas aman maksimal 200 cm menjadi 215 cm. Statusnya pun naik menjadi Siaga 3.
AYO BACA : Prihatin, Warga Terdampak Banjir di Bekasi Belum Dapat Bantuan Pemerintah
Peningkatan TMA ini lantaran di lokasi hulu tersebut sedang terjadi hujan dengan intensitas ringan hingga sedang.
Sementara itu, kondisi TMA di hulu Cileungsi saat ini berada di angka 50 cm atau masih dalam batas normal, meski cuaca dilaporkan gerimis. Begitupun TMA di Kali Bekasi, tepatnya pertemuan kedua hulu sungai di Pondok Gede saat ini masih normal di bawah 300 cm dengan kondisi hujan deras.
Diketahui, Kota Bekasi dan sekitarnya sempat mendapat kiriman banjir dari hulu Sungai Cileungsi pada akhir pekan kemarin. Akibatnya, sejumlah kawasan pemukiman seperti Pondok Gede Permai, Vila Jatirasa, Pondok Mitra Lestari, dan sekitarnya tergenang banjir hingga setinggi dua meter.
TMA di kedua hulu, serta pertemuan dua sungai tersebut di Pondok Gede Permai penting diketahui dan dijadikan acuan peringatan dini banjir Bekasi. Adapun kondisi cuaca di Kota Bekasi saat ini masih diguyur hujan dengan intensitas sedang hingga lebat.
AYO BACA : Puting Beliung Hantam Kaliabang Bekasi, Ratusan Rumah Rusak

Share this article
Komunitas Peduli Sungai Cileungsi dan Cikeas (KP2C) melaporkan perkembangan tinggi muka air (TMA) di hulu Sungai Cileungsi, Cikeas, dan Kali Bekasi, Senin (26/10/2020) sore.