BEKASI, AOYJAKARTA.COM – Penyebaran Covid-19 di Kabupaten Bekasi belum sepenuhnya melandai. Namun, sedikit kabar baik datang dari klaster Unilever dimana 21 karyawannya terkonfirmasi positif awal Juli lalu.
Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Bekasi dr Alamsyah mengatakan bahwa dari klaster tersebut, sudah ada yang dinyatakan sembuh dan kembali ke rumahnya masing-masing.
“Ada (yang sudah sembuh) 4 orang,” kata dr Alamsyah saat dihubungi Ayobekasi.net bagian dari Ayo Media Network, Selasa (14/7/2020).
Dia merinci, dari keempat orang ini tidak semua berstatus karyawan Unilever, tapi ada pula keluarganya. Hasil tracing yang dilakukan, Gugus Tugas memang menemukan ada beberapa keluarga karyawan ikut tertular Covid-19.
“Jadi dari 4 orang, tiga karyawan dan satu keluarganya,” ujar dia.
Dengan kesembuhan empat orang, maka yang masih menjalani perawatan hingga hari ini berjumlah 35 orang. Mereka tersebar di beberapa rumah sakit rujukan Covid-19 yang ada di Kabupaten Bekasi dan DKI Jakarta.
AYO BACA : Dua Pasien Positif Covid-19 Kota Bogor Dinyatakan Sembuh
“Rata-rata kondisinya baik dan stabil,” kata dr Alamsyah.
Sebelumnya, Unilever menghentikan sementara kegiatan operasional di Gedung TBB yang berada dalam komplek pabrik di Cikarang, Kabupaten Bekasi sampai batas waktu yang belum ditentukan.
Direktur Corporate Affairs dan Sekretaris Perusahaan PT Unilever Indonesia Tbk Sancoyo Antarikso menegaskan bahwa kesehatan dan keselamatan karyawan adalah prioritas utama, sehingga keputusan untuk menghentikan sementara operasional pabrik merupakan pilihan paling tepat.
“Operasional segera kami tangguhkan begitu mendapat kabar tersebut, untuk berfokus menerapkan berbagai langkah preventif dalam upaya menjaga kesehatan dan keselamatan karyawan,” kata Sancoyo.
Gedung TBB yang menjadi pusat penyebaran Covid-19 ini merupakan satu bagian dari kompleks pabrik PT Unilever Indonesia Tbk di Jababeka, dimana dalam kompleks tersebut terdapat beberapa gedung dengan protokol pemisahan zona kerja dan area produksi yang ketat.
Catatan Redaksi: Jika anda merasakan gejala klinis awal Covid-19 seperti batuk, bersin, demam, dan kesulitan bernapas, untuk memastikannya atau mengetahui informasi yang benar perihal virus ini bisa menghubungi nomor hotline Posko KLB Dinkes DKI, baik melalui sambungan telepon maupun Whatsapp: 081388376955. Sementara, untuk nomor kegawatdaruratan dapat menghubungi 112 atau 119.
Bagi masyarakat di luar Jakarta, bisa menghubungi nomor hotline Kementerian Kesehatan RI di 021-5210411 atau nomor 081212123119.
Pencegahan penyebaran Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) yang efektif adalah rajin mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir. Hand sanitizer dengan kadar alkohol 70-80 persen adalah alternatif.

Share this article
“Ada (yang sudah sembuh) 4 orang,” kata dr Alamsyah saat dihubungi Ayobekasi.net bagian dari Ayo Media Network, Selasa (14/7/2020).