KOTA BEKASI, AYOJAKARTACOM - Pemerintah Kota Bekasi kembali membuka kegiatan Car Free Day (CFD) atau hari bebas kendaraan bermotor pada 21 Juni 2020 pekan depan. Sejumlah aturan diberlakukan, mulai dari ketatnya protokol kesehatan hingga pembatasan orang dan waktu.
Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi mengatakan bahwa segala pembatasan tersebut menyesuaikan dengan PSBB Proporsional yang masih diberlakukan hingga 2 Juli 2020, juga demi menekan laju penyebaran Covid-19.
"CFD nanti dibuka dibatasi hanya dari jam 06.00 sampai jam 08.00 WIB," kata Rahmat kepada Ayobekasi.net - bagian dari Ayo Media Network, Minggu (14/6/2020).
Selain itu, warga pun diminta memakai masker dan mentaati protokol kesehatan yang berlaku. Hal itu adalah syarat mutlak yang wajib dipatuhi masyarakat Kota Bekasi apabila ingin mengikuti kegiatan CFD pekan depan.
"Itu syarat mutlak harus pakai masker dan menjaga jarak sosial," ujarnya.
AYO BACA : CFD Kota Bekasi Digelar Bertahap Mulai 21 Juni
Dia mengungkapkan, pihaknya akan menyediakan fasilitas dan prasarana mencuci tangan di beberapa titik lokasi CFD. Hal ini dilakukan untuk mencegah penularan Covid-19 yang lebih luas.
"Iya kita sediakan (alat cuci tangan) di lokasi," ujarnya.
Pemkot Bekasi pun akan membatasi jumlah warga yang mengikuti CFD. Pada tahap awal, CFD dibuka hanya untuk 5.000 warga dari yang biasanya 30.000 orang.
"Nanti akan dievaluasi lagi. Minggu pertama 5000 orang, lalu dua minggu kemudian 10.000, terus naik lagi dua minggu ke depannya jadi 20.000. Intinya bertahap," katanya.
Apabila tidak ditemukan lonjakan kasus Covid-19 yang signifikan, maka secara perlahan, CFD akan dikondisikan normal seperti sebelumnya. Namun, warga diimbau tetap patuhi protokol kesehatan yang ada.

Share this article
"CFD nanti dibuka dibatasi hanya dari jam 06.00 sampai jam 08.00 WIB," kata Rahmat kepada Ayobekasi.net - bagian dari Ayo Media Network, Minggu (14/6/2020).