BEKASI SELATAN, AYOJAKARTA.COM -- Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi, meninjau tiga lokasi pemantauan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Kota Bekasi, Senin (20/4/2020).
Di lokasi pertama, Rahmat mendatangi Stasiun Bekasi Timur. Terpantau aktivitas perjalanan kereta menuju Jakarta maupun Cikarang berjalan normal. Jumlah penumpang cenderung menurun, namun masih terbilang ramai.
“PSBB ini sebenarnya yang dibatasi adalah orangnya, bukan kendaraan atau lainnya, maka kita harus benar-benar bisa mengurangi pergerakan orang dan mengurangi kerumunan,” kata Rahmat Effendi.
Selepas dari Stasiun Bekasi Timur, dia menuju lokasi Jalan Juanda (Bulak Kapal) yang merupakan perbatasan Kota Bekasi dengan Kabupaten Bekasi. Di sini didapati banyak pengendara sepeda motor yang melanggar aturan PSBB, seperti tidak menggunakan masker dan berboncengan tidak satu alamat.
Titik ketiga yang didatangi adalah Stasiun Besar Bekasi. Berdasarkan pantauan, terdapat penurunan jumlah penumpang hingga 20 persen dan pengurangan jumlah kereta sebanyak 8 kereta, dengan kedatangan dan pemberangkatan setiap 15 menit sekali.
“Saya imbau masyarakat yang akan pergi menggunakan kereta atau kendaraan umum lain agar patuhi social distancing dan memakai masker,” ujarnya.
Hasil pemantauan ini nantinya menjadi bahan evaluasi agar PSBB di Kota Bekasi berjalan lebih baik dan lancar.
“Kami evaluasi setiap hari,” tegas Rahmat.

Share this article
“Saya imbau masyarakat yang akan pergi menggunakan kereta atau kendaraan umum lain agar patuhi social distancing dan memakai masker,” ujarnya.