BEKASI, AYOJAKARTA.COM--Beredar video dimana seorang siswi SMK di Bekasi mengalami perundungan oleh tiga seniornya. Peristiwa itu terjadi di Taman Irigasi Danita, Bekasi Timur, pekan lalu.
Kasus ini kemudian menjadi viral lantaran video perundungan tersebut sengaja disebarluaskan oleh oknum siswi yang diduga sebagai salah satu pelaku.
AYO BACA : Fahira Idris Anggap Penggabungan Depok dan Bekasi ke DKI Jadi Isu Menarik
Seorang petugas keamanan Perumahan Irigasi Danita, sebut aja Doni, mengaku tidak melihat kejadian secara langsung.
“Waktu itu enggak ada ribut-ribut gimana gitu. Kalau anak-anak sekolah pada duduk-duduk di taman sini sudah biasa. Jadi, kayak enggak ada yang aneh,” katanya kepada ayobekasi.com, Kamis (22/8/2019).
AYO BACA : Neneng Hasanah Yasin Jadi Saksi Tersangka Baru Meikarta
Tari, seorang ibu rumah tangga, warga Perumahan Irigasi Danita mengaku mendapat kiriman video kekerasan itu dari grup Whatsapp. Dia lalu menyebarkan lagi ke grup lain dengan harapan pelakunya segera ditangkap.
“Pas nge-share sempat dikira hoax. Ternyata bener kejadian. Pelajaran buat kita orangtua supaya ngedidik anak yang bener, jangan kayak gitu (melakukan persekusi),” ujarnya.
Dari laporan kepolisian yang dibuat orangtua korban terungkap jelas kronologis kejadian di hari Rabu (14/8/2019) pukul 13.30 WIB itu.
Korban berinisial G (16 tahun), siswi salah satu SMK di Bekasi Timur diajak oleh temannya ke warkop dekat sekolah. Di sana, ia kemudian diajak lagi oleh salah satu pelaku ke Taman Irigasi. Sampai taman, G kemudian ditantang duel.
Lantaran tidak mau, pelaku lantas melakukan kekerasan fisik dengan cara memukul dengan menggunakan sendal, memukul dengan tangan kosong, dan menendang hingga korban menderita luka memar pada pundak kiri, kepala atas, dan pipi kiri.
AYO BACA : Bekasi Punya Struktur Pejabat Baru
Share this article
Beredar video dimana seorang siswi SMK di Bekasi mengalami perundungan oleh tiga seniornya. Peristiwa itu terjadi di Taman Irigasi Danita, Bekasi Timur, pekan lalu.