AYOJAKARTA.COM - Status di SIKS-NG untuk Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) bagi KPM peralihan pos ke Kartu Kesejahteraan Sosial (KKS) sudah SPM.
Kabar baik bagi KPM BPNT peralihan dari PT Pos Indonesia Ke KKS, karena status di SIKS-NG sudah muncul keterangan SPM.
Bantuan sosial (bansos) yang diberikan pemerintah kepada masyarakat dalam hal ini KPM harus melewati proses.
Mulai dari verifikasi penerima hingga akhirnya ke tahap penyaluran atau Standing Instruction atau SI.
Baca Juga: Kabar Baik bagi KPM Peralihan Pos ke KKS, Status SIKS-NG Sudah SPM, Pencairan Semakin Dekat?
Khusus untuk KPM peralihan dari PT Pos ke KKS sudah enam bulan terakhir belum mendapatkan hak mereka.
Itu karena pemerintah memutuskan melakukan peralihan bansos. Dari yang sebelumnya disalurkan melalui PT Pos Indonesia dialihkan ke KKS atau lewat bank.
Peralihan khusus untuk bansos Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT).
Dampak dari peralihan ini, sejak Juli 2024 KPM yang sebelumnya mengambil bansos lewat kantor pos belum mendapatkan bantuan sosial.
Itu karena proses peralihannya masih terus berlangsung hingga saat ini atau menjelang pergantian tahun.
Kabar baiknya saat ini status bansos di aplikasi SIKS-NG sudah muncul keterangan SPM.
Artinya, Kemensos telah mengeluarkan Surat Perintah Membayar (SPM) ke pihak bank.
Baca Juga: Anti Bingung Kerjakan Soal Manajerial PPPK, Intip Yuk 6 Tips Ini Dijamin Ampuh!
Hanya saja itu khusus untuk BPNT. Lalu bagaimana untuk bansos PKH? Simak ulasan yang dikutip Ayojakarta.com dari kanal YouTube Diary Bansos, Selasa 10 Desember 2024.
Ketika dicek di aplikasi SIKS-NG pendamping sosial, sudah ada perubahan keterangan dari bantuan BPNT sudah SPM.
Jika sudah muncul keterangan Surat Perintah Membayar atau SPM, maka tinggal dua proses lagi yang akan dilalui sebelum akhirnya bansos sampai ke KPM.
Surat Perintah Pencairan Dana atau SP2D dan Standing Instruction atau SI. Dan biasanya tinggal membutuhkan waktu lama lagi.
Atau dalam beberapa hari kedepan, KPM BPNT akan segera menerima hak mereka yang sudah tertahan sejak enam bulan tersebut.
Nantinya KPM BPNT akan menerima bantuan untuk tiga periode salur. Juli - Agustus, September - Oktober dan November - Desember.
Jika setiap periode salur KPM menerima Rp 400 ribu, maka nantinya mereka akan menerima Rp 1,2 juta.
Pihak PT Pos Indonesia juga telah menginformasikan, jika surat undangan untuk mengambil kartu KKS akan dilakukan setelah penyaluran bantuan pangan beras 10 kilogram.***

Share this article
Status di SIKS-NG untuk Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) bagi KPM peralihan pos ke Kartu Kesejahteraan Sosial (KKS) sudah SPM.