TEBET, AYOJAKARTA.COM - Para analis keuangan memprediksi perusahaan farmasi yang memproduksi vaksin anti covid-19 yakni Pfizer dan Moderna akan meraup pendapatan 32 miliar dolar AS pada 2021 mendatang. Vaksin menjadi salah satu hal yang dinanti masyarakat untuk mengakhiri pandemi.
Lembaga keuangan Morgan Stanley memprediksi, Pfizer diproyeksikan meraih pendapatan 19 miliar dolar AS dalam penjualan vaksin Covid-19 pada tahun 2021. Namun, Pfizer akan membagi pendapatannya dengan BioNTech perusahaan Jerman yang bermitra untuk mengembangkan vaksin.
AYO BACA : Harga Emas Dunia 14 Desember, Kilaunya Kian Memukau saat Pandemi
Panel penasihat FDA merekomendasikan bahwa badan tersebut memberikan otorisasi penggunaan darurat vaksin yang dikembangkan dua perusahaan tersebut. Para pejabat AS juga memberi lampu hijau dalam penggunaan vaksin tersebut.
Kendati begitu, Morgan Stanley melihat pendapatan Pfizer akan vaksin Covid-19 menurun pada 2022 dan 2023 yang diproyeksikan sebesar 9,3 miliar dolar AS.
Sebelumnya, kedua perusahaan vaksin tersebut mengumumkan sudah melalui tahap uji keamanan terhadap tubuh manusia. Keduanya bahkan mengklaim memiliki keamanan di atas 90%.
Vaksin ini juga disebut tidak memiliki efek samping yang besar. Menurut mereka, itu menjadi tanda bahwa imunisasi dapat dilakukan secara luas di seluruh dunia.
Channel News Asia melaporkan, efektivitas pada orang dewasa di atas 65 tahun, yang berisiko tinggi tertular virus corona jenis baru, lebih dari 94%.
AYO BACA : Stimulus Sektor Perumahan Bakal Ditambah Mulai 2021 Biar Ekonomi Moncer

Share this article
Lembaga keuangan Morgan Stanley memprediksi, Pfizer diproyeksikan meraih pendapatan 19 miliar dolar AS dalam penjualan vaksin Covid-19 pada tahun 2021. Namun, Pfizer akan membagi pendapatannya dengan BioNTech perusahaan Jerman yang bermitra untuk mengembangkan vaksin.