TEBET, AYOJAKARTA.COM - Kepala Dinas Tenaga Kerja Transmigrasi dan Energi DKI Jakarta, Andri Yansyah menegaskan, sektor usaha yang tidak terdampak pandemi tetap harus menaikkan Upah Minimum Provinsi (UMP). Ini dilakukan lantaran ada sektor usaha yang tak terdampak pandemi.
Sektor yang harus menaikan gaji karyawannya, kata dia, seperti kesehatan, farmasi, telekomunikasi dan jasa keuangan. Mereka tak perlu mengikuti aturan Upah Minimum Provinsi (UMP) DKI tahun 2021, sehingga menaikkan UMP 3,27%.
AYO BACA : Perusahaan Tak Naikkan UMP di Jakarta Wajib Setor Laporan Keuangan 2020 ke Disnakertransgi
"Kesehatan kan enggak terdampak, terus jasa keuangan, telekomunikasi malah dia meningkat. Sedangkan yang terdampak itu otomotif, hotel, bioskop, mal," kata Andri saat dihubungi, Senin (2/11/2020).
Di luar perusahaan yang tak terdampak, ia meminta laporan keuangan dan usulan tak ada kenaikan UMP. Itu bisa dilakukan kepada sektor usaha agar bisa dinilai apakah benar terkena pandemi atau tidak.
AYO BACA : Sejumlah Kepala Daerah Naikkan UMP 2021, Apindo: Kami Menyesalkanlah!
"Perusahaan bisa melampirkan keuangan satu tahun terakhir dan kita juga bisa lihat begitu dia mengajukan dari mana bisa kelihatan itu nanti kita lihat," jelasnya.
Namun bagi perusahaan yang tak membuat pengajuan, maka dianggap sanggup untuk menaikan upah sesuai aturan UMP 2021. Secara teknis, kata Andri akan dibuat aturan dari Dinasnya yang menyesuaikan Peraturan Gubernur/Pergub.
"Memang secara detail akan kita susun sopnya seperti apa, kriteria nya seperti apa Ini kan masih jauh, masih dua bulan," ujarnya.
Diketahui, Gubernur Anies Baswedan telah memutuskan menaikan Upah Minimum Provinsi atau UMP sebesar 3,27% menjadi Rp4,4. Namun kebijakan ini dibuat asimetris dengan artian ada penyesuaian bagi usaha yang terdampak Covid-19.
AYO BACA : Oktober Inflasi Namun Daya Beli Masyarakat Masih Rendah, Ini Biang Keroknya!

Share this article
"Kesehatan kan enggak terdampak, terus jasa keuangan, telekomunikasi malah dia meningkat. Sedangkan yang terdampak itu otomotif, hotel, bioskop, mal," kata Andri saat dihubungi, Senin (2/11/2020).