JAKARTA, AYOJAKARTA.COM -- Kini Instagram tak hanya dijadikan wadah untuk berkomunikasi dengan orang, namun juga banyak digunakan sebagai lapak berjualan.
Namun berbeda dengan e-commerce atau marketplace, jejaring sosial manapun tidak memiliki sistem keamanan untuk melindungi konsumen saat melakukan transaksi jual-beli. Alhasil, tak sedikit orang yang akhirnya kena penipuan di Instagram.
Ada beberapa cara untuk mengetahui apakah toko yang menawarkan barangnya di media sosial tersebut merupakan akun penipuan atau tidak.
Berikut tips dari akun Twitter @aulmaulidiana:
1. Sering mengganti nama
Akun online shop yang sudah biasa menipu biasanya rutin mengganti nama akun mereka, terutama jika nama akun sudah diganti lebih dari tiga kali, akun tersebut patut diwaspadai.
AYO BACA : Waspadai Rekrutmen Bodong PT KAI
Untuk bisa mengetahui pergantian nama, pembeli bisa berkunjung ke profil toko, kemudian sentuh pilihan tentang akun ini.
Di dalamnya tersedia pilihan nama akun sebelumnya. Dari sini bisa diketahui nama pengguna apa saja yang pernah digunakan.
2. Aktivitas kolom komentar
Akun @aulmaulidiana menyampaikan bahwa akun online shop yang asli tidak akan pernah menon-aktifkan kolom komentar. Jika ada akun penjual yang tidak mengaktifkan komentar, hal tersebut bisa memicu kecurigaan.
3. Banyak pembeli yang menandai foto
Ciri selanjutnya bisa dilihat dari kolom tandai foto. Akun penjual yang asli biasanya banyak ditandai oleh para pembelinya, terutama yang merasa puas dengan barang yang dibeli.
AYO BACA : Modus Jualan Parcel Harga Murah Tak Wajar, Perempuan Raup Untung hingga Rp 1 Miliar
Sementara untuk akun penipu, biasanya mereka tidak memiliki pembeli yang menandai barang hasil transaksi. Justru ada juga biasanya pembeli yang menandai dengan mengabarkan bahwa akun tersebut telah menipu dirinya.
4. Tanggal bergabung
Cukup mencurigakan untuk akun jual beli yang baru bergabung, tetapi sudah memiliki banyak sekali pengikut. Kemungkinan besar mereka membeli jumlah pengikut tersebut, sehingga tidak bisa dipastikan apakah jumlah itu sebanding dengan jumlah pembeli.
5. Cek nomor rekening
Langkah terakhir yang bisa dilakukan adalah dengan mengecek rekening yang digunakan oleh penjual. Hal tersebut bisa dilakukan secara online melalui website.
Pembeli bisa memasukkan informasi rekening penjual ke website tertentu. Setelah itu, akan muncul laporan mengenai rekening tersebut. Tidak jarang jika sudah kerap menipu, akan muncul banyak laporan penipuan yang telah dialami oleh para korban sebelumnya.
Selain 5 poin tersebut, pembeli juga bisa menilai dari harga yang ditawarkan. Para penipu biasanya menawarkan harga yang di luar normal.
Tidak hanya rekening, pembeli juga bisa melakukan pengecekan nomor WhatsApp melalui aplikasi Getcontact, fungsinya sama dengan pengecekan rekening.
AYO BACA : Waspada! Penipuan Modus Jual Parsel Lebaran

Share this article
Kini Instagram tak hanya dijadikan wadah untuk berkomunikasi dengan orang, namun juga banyak digunakan sebagai lapak berjualan.