AYOJAKARTA.COM - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta terus memperluas promosi pariwisata ke pasar internasional.
Kali ini, Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Disparekraf) DKI Jakarta berpartisipasi dalam ajang bertajuk "Discover Indonesia: Jakarta & West Java Tourism Showcase 2026" yang digelar di Amman, Yordania, pada 19–23 Juli 2026.
Kegiatan Seminar Pariwisata Indonesia ini diselenggarakan oleh KBRI Amman, tepatnya di Hotel Signia by Hilton Amman, Yordania.
Kepala Disparekraf DKI Jakarta, Andhika Permata, mengatakan promosi tersebut menjadi langkah strategis untuk memperkenalkan Jakarta sebagai destinasi wisata dan bisnis bagi wisatawan Timur Tengah, khususnya asal Yordania.

Menurutnya, Jakarta memiliki berbagai keunggulan, mulai dari fasilitas Meetings, Incentives, Conventions, and Exhibitions (MICE) berstandar internasional, transportasi publik yang semakin terintegrasi, hingga beragam destinasi kuliner, budaya, dan wisata ramah Muslim.
“Ditambah dengan integrasi transportasi publik yang kian memadai, Jakarta siap memberikan kenyamanan ekstra dan kemudahan mobilitas bagi wisatawan Yordania. Kami optimistis perpaduan wisata budaya, kuliner, dan Muslim-friendly tourism di Jakarta akan memberikan pengalaman wisata maupun perjalanan bisnis yang berkesan,” ujar Andhika.
Disparekraf DKI juga menggandeng Indonesia Inbound Tour Operators Association (IINTOA) bersama sejumlah pelaku industri pariwisata untuk melakukan promosi dan business matching dengan mitra di Yordania.

Langkah ini dilakukan seiring meningkatnya jumlah wisatawan Yordania yang berkunjung ke Indonesia dalam beberapa tahun terakhir.
Pemprov DKI menilai pasar tersebut memiliki potensi besar, terutama untuk segmen family trip dan honeymoon yang mencari paket wisata premium.
Dari data Badan Pusat Statistik (BPS) RI, angka kunjungan tercatat meningkat dari 7.632 orang pada tahun 2024 menjadi 9.466 orang pada tahun 2025.
Saat ini, Yordania adalah negara penyumbang wisatawan terbesar ke Indonesia dari wilayah Levant jika dibandingkan dengan negara lainnya seperti Lebanon, Suriah, dan Palestina.

Oleh sebab itu, pasar Yordania yang merupakan small but high-quality emerging market dinilai memiliki potensi besar untuk mendiversifikasi profil wisatawan yang datang ke Indonesia.
"Untuk menangkap peluang tersebut, Jakarta menawarkan pengalaman wisata yang komprehensif melalui perpaduan wisata belanja, hiburan, apresiasi seni dan budaya, hingga ragam kuliner yang mengedepankan pariwisata ramah Muslim (Muslim-friendly tourism)," katanya.
Melalui promosi ini, Pemprov DKI berharap dapat memperluas kerja sama dengan pelaku industri pariwisata di Yordania sekaligus meningkatkan kunjungan wisatawan mancanegara ke Jakarta sebagai salah satu destinasi unggulan di Indonesia.***
Share this article
Kegiatan bertajuk "Discover Indonesia: Jakarta & West Java Tourism Showcase 2026" yang digelar di Amman, Yordania, pada 19–23 Juli 2026.