TEBET, AYOJAKARTA.COM – Kalian yang merasa masuk ke dalam kriteria pekerja formal bergaji di bawah Rp5juta dan terdaftar sebagai peserta aktif BP Jamsostek? Sudah pula didaftarkan nomor rekening bank via perusahaan pemberi kerja, tetapi dana bantuan subsidi upah (BSU) atau bantuan langsung tunai (BLT) sebesar Rp1,2 juta belum ditransfer ke rekening?
Kepala Biro (Kabiro) Humas Kementerian Ketenagakerjaan, Soes Hindharno, mengatakan bisa saja penerima yang tak kunjung mendapatkan kucuran dana tersebut ialah yang tak memiliki rekening bank dari salah satu empat bank BUMN, yaitu Mandiri, BNI, BRI, dan BTN.
“Yang belum dapet karena dari kajian kami bersama perbankan, ternyata banknya berbeda. Artinya, rekening bank milik penerima itu banknya bukan Himbara atau swasta,” kata Soes dalam siaran pers Youtube Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker), Minggu (30/8/2020).
Soes menambahkan, penerima manfaat BSU atau BLT pengguna bank non Himbara atau swasta tak perlu khawatir. Pasalnya, hal tersebut membutuhkan waktu yang lebih panjang setidaknya lima hari untuk proses transfer dana.
“Rekening non Himbara mekanisme pengiriman sama, tapi masuk ke rekening maksimal lima hari. Karena di dalam bank ini ada mekanisme internal perbankan,”ujarnya.
AYO BACA : JADWAL PENCAIRAN BLT PEKERJA TAHAP 2: Nama Kalian Belum Masuk? Lapor ke BP Jamsostek!
Oleh karena itu, Soes meminta bagi pekerja yang memenuhi kriteria untuk mendapatkan BSU atau BLT, tetapi dana subsidi upah belum kunjung cair ke rekening diharapkan bersabar atas adanya perbedaan waktu penyaluran antara pekerja dengan rekening bank himbara dan swasta.
“Ini jangan sampai jadi polemik, Cuma beda 3 sampai 4 hari. Kita tunggu saja,” ucapnya.
Diketahui, pada batch (tahap) pertama BSU atau BLT pekerja formal untuk bank Himbara cair sejak Kamis, 27 Agustus 2020. Dengan kata lain, pencairan untuk rekening di luar empat bank BUMN itu paling lambat sekitar 31 Agustus atau 2 September jika menghitung hari kerja.
Penyaluran subsidi gaji akan dilakukan melalui bank-bank Himbara sebesar Rp600 ribu per bulan atau total Rp2,4 juta yang dicairkan dalam dua tahap pencarian masing-masing Rp1,2 juta.
Berikut ini bank penyalur dan jumlah rekening penerima BLT pekerja dan buruh formal atau subsidi upah seperti disampaikan Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah:
- Bank Mandiri sebanyak 752.168 rekening
- Bank BNI sebanyak 912.097 rekening
- Bank BRI sebanyak 622.113 rekening
- Bank BTN sebanyak 213.622 rekening

Share this article
“Yang belum dapet karena dari kajian kami bersama perbankan, ternyata banknya berbeda. Artinya, rekening bank milik penerima itu banknya bukan Himbara atau swasta,” kata Soes dalam siaran pers Youtube Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker), Minggu (30/8/2020).