TEBET, AYOJAKARTA.COM - Harga minyak dunia berangsur mulai menunjukkan performanya. Kesepakatan pengurangan produksi minyak di berbagai produsen membuat harga tersebut bisa merangkak naik.
Mengutip CNBC, minyak mentah berjangka Brent, patokan internasional, ditutup menguat 89 sen atau naik 2,1% menjadi 43,08 dolar AS.
Sementara itu, patokan Amerika Serikat, minyak mentah berjangka West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Agustus, kontrak yang lebih aktif hari itu, ditutup pada posisi 40,73 dolar ASper barel, melesat 90 sen, atau 2,3%.
Baik kontrak Brent dan WTI meroket sekitar 9% minggu lalu, didukung pemulihan permintaan bahan bakar karena pelonggaran langkah penguncian dan kegiatan ekonomi dilanjutkan kembali.
Prospek kepatuhan yang lebih besar oleh OPEC dan sekutunya, kelompok yang dikenal sebagai OPEC+, dengan pemotongan produksi terkoordinasi untuk menyeimbangkan pasar, juga mendukung minyak.
OPEC+ belum memutuskan apakah akan memperpanjang rekor pemangkasan pasokan 9,7 juta barel per hari menjadi bulan keempat, sehingga akan berjalan hingga akhir Agustus.

Share this article
Sementara itu, patokan Amerika Serikat, minyak mentah berjangka West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Agustus, kontrak yang lebih aktif hari itu, ditutup pada posisi 40,73 dolar ASper barel, melesat 90 sen, atau 2,3%