JAKARTA, AYOJAKARTA.COM -- Pandemi Coronavirus Disease atau Covid-19 membuat permintaan minyak dunia kian menurun. Akibatnya, harga minyak dunia terus menunjukkan tren negatif penurunan.
AYO BACA : Pesawat Lionair Meledak di Manila, 8 Tewas
Reuters pada Senin (30/3/2020) melansir harga minyak West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Mei 2020 turun 1,29 dolar AS atau sekitar 5,7 persen, menjadi dolar AS 21,31 per barel di New York Mercantile Exchange.
AYO BACA : Ini Penjelasan Lion Air soal Kecelakaan di Manila
Sedangkan harga minyak mentah Brent untuk pengiriman Mei 2020 anjlok 2,03 dolar AS atau sekitar 7,7 persen, menjadi 24,31 dolar AS per barel di London ICE Futures Exchange.
Menurut kepala International Energy Agency (IEA) Fatih Birol, permintaan minyak global turun 20 persen setelah 3 miliar orang di dunia berada dalam situasi lockdown atau kuncitara (kunci sementara).
Fatih Birol berharap negara produsen minyak seperti Arab Saudi dapat membantu menstabilkan pasar minyak global. Rusia menyebutkan kemungkinan kesepakatan pemangkasan produksi bisa dibuat bersama oleh OPEC (Organization of the Petroleum Exporting Countries), apabila negara-negara produsen lain menginginkannya.
AYO BACA : Pekan Ketiga Lockdown, Spanyol Perkuat Pembatasan Penyebaran Corona

Share this article
Akibatnya, harga minyak dunia terus menunjukkan tren negatif penurunan.