JAKARTA, AYOJAKARTA.COM -- Harga emas di pasar spot naik 0,7% menjadi 1.524,81 dolar AS per ounce, pada Rabu (18/3/2020). Sedangkan harga emas berjangka Amerika Serikat ditutup melonjak 2,6% menjadi 1.525,80 dolar AS per ounce.
\"Fakta bahwa The Fed melangkah masuk, mereka mengeluarkan lebih banyak likuiditas di pasar, membantu emas untuk diperdagangkan lebih tinggi. Emas mulai bergerak seperti seharusnya,\" kata Bob Haberkorn, analis RJO Futures, sperti dilansir Reuters, Rabu (18/3/2020).
Emas safe-haven menghapus kerugian sebelumnya dan melonjak lebih dari 2% setelah The Fed mengatakan akan meluncurkan kembali kebijakan era krisis keuangan, yakni pembelian utang korporasi jangka pendek untuk mencairkan pasar kredit yang tegang akibat pandemi virus korona.
AYO BACA : Lab Penguji Sampel Corona Indonesia Perlu Diaudit
\"Emas punya banyak faktor fundamental di belakangnya untuk membantu mendorongnya lebih tinggi. Plus, kita memang memiliki aspek teknikal mengingat penarikan yang kita miliki selama dua hari terakhir,\" kata Michael Matousek, Kepala Trader U.S. Global Investors.
\"Ini adalah peluang besar bagi orang untuk masuk ke pasar emas.\" Tambahnya. Emas merosot hampir 10% dari level tertinggi selama 7 tahun yang dicapai pekan lalu. Emas jatuh sebanyaknya 5,1% ke posisi terendah sejak November 2019 dan menembus di bawah pergerakan rata-rata 200 hari (MA-200), Senin (16/3/2020).
\"Emas juga tertekan oleh kejatuhan harga minyak, karena membuat pembelian Bank Sentral Rusia terhenti dan mungkin bisa memicu beberapa penjualan,\" kata analis Goldman Sachs.
AYO BACA : Ini Sumber Dana yang Disiapkan Sri Mulyani Tangani Corona
\"Dalam waktu dekat, harga emas kemungkinan akan tetap fluktuatif karena mencoba untuk menemukan keseimbangan baru,\" tambahnya.
Membatasi kenaikan emas, dolar melonjak lebih dari 1,6% ke level tertinggi tiga pekan. Palladium turun 0,8 persen menjadi 1.604,13 dolar AS per ounce, setelah anjlok sebanyaknya 18% di sesi sebelumnya. Platinum tergelincir 0,8% menjadi 657,66 dolar AS per ounce, setelah membukukan penurunan persentase satu hari terbesar pada sesi Senin.
\"Platinum, palladium, dan perak sampai batas tertentu adalah logam industri. Fakta bahwa pasar melihat prospek permintaan yang menurun karena virus corona, wajar jika apa pun yang memiliki aspek industri akan turun,\" kata Haberkorn.
Perak menyusut 3% menjadi 12,51 dolar AS per ounce, setelah menyentuh level terendah sejak 2009 di sesi terakhir.
\n
AYO BACA : Masuk Lantamal III, Anggota Maupun Tamu Dicek Suhu Tubuh
Share this article
Harga emas di pasar spot naik 0,7% menjadi 1.524,81 dolar AS per ounce, pada Rabu (18/3/2020). Harga emas di pasar spot naik 0,7%