JAKARTA BARAT, AYOJAKARTA.COM -- Indonesia siap mengirimkan lima proyek animasi ke Asian Animation Summit 2019 yang akan digelar di Seoul, Korea Selatan, November mendatang.
Ajang itu merupakan salah satu cara bagi animator Tanah Air untuk memperlihatkan karyanya di kancah internasional.
Sebelum resmi terpilih, Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) beserta Asosiasi Industri Animasi Indonesia (AINIKI) terlebih dulu melakukan kurasi karya-karya yang dikirimkan para animator.
''Kami bersama Bekraf mengkurasi dulu project-project yang masuk dari lokal lalu dipilih yang baik. Lalu ada mentoring dulu untuk mempersiapkan ide konsep dan kemampuan presentasi dari para peserta," jelas Ketua AINIKI Darul Wilso dalam acara Bekraf Animation Conference (Beacon) 2019 di Pullman Central Park, Sabtu (14/9/2019).
AYO BACA : Tidak Hanya Film, Animasi Juga Jadi Subsektor Prioritas Bekraf
Kurasi dilakukan lantaran para animator nantinya harus memaparkan proyek masing-masing agar dilirik oleh stakeholder.
''Karena di sana nanti mereka harus mempresentasikan idenya mereka dan harus bisa menjual, kasarnya dengan calon broadcaster, investor. Di sana juga produser sehingga tertarik dengan ide mereka," papar Darul.
Total akan ada tiga jenis mentoring yang akan diberikan kepada peserta. Yakni mentoring ide, bisnis dan tata cara presentasi.
''Sebelum memaparkan ide mereka juga harus tahu knowledge tentang bisnis sendiri, kami dengan Bekraf mematangkan itu semua. Jadi delegasi yang terkirim itu bisa efektif kesannya," kata Darul.
Dia menambahkan, sejauh ini sudah ada 60 partisipan yang mengikuti proses seleksi dari seluruh Indonesia.
Share this article
Indonesia siap mengirimkan lima proyek animasi ke Asian Animation Summit 2019 yang akan digelar di Seoul.