AYOJAKARTA.COM -- Mengambil momentum semangat olahraga yang membara di ibu kota, Bank Jakarta secara resmi menggandeng klub kebanggaan warga Jakarta, Persija, untuk mempercepat target inklusi keuangan.
Melalui acara bertajuk “From the Pitch to the Branch”, Bank Jakarta mentransformasi kantor cabangnya menjadi ruang interaksi yang hangat antara pemain bintang Persija dan komunitas suporter fanatik, The Jakmania.
Kegiatan yang berlangsung pada Rabu, 18 Februari 2026, di Jakarta ini, bukan hanya sekadar ajang temu kangen, melainkan sebuah misi besar untuk menyisipkan literasi keuangan di tengah kegembiraan olahraga.
Konsep "From the Pitch to the Branch" ini bertujuan untuk meruntuhkan kekakuan citra perbankan yang selama ini mungkin dianggap formal oleh sebagian masyarakat. Bank Jakarta ingin menunjukkan bahwa layanan keuangan kini jauh lebih inklusif dan dekat dengan hobi masyarakat.
Dalam acara tersebut, para suporter tidak hanya mendapatkan kesempatan meet and greet atau sesi foto bersama pahlawan lapangan mereka, tetapi juga mendapatkan edukasi perbankan yang praktis.
Petugas bank dengan sigap membantu proses pembukaan rekening dan aktivasi aplikasi mobile banking andalan, JakOne Mobile, secara langsung di lokasi.
Direktur Utama Bank Jakarta, Agus H. Widodo, menegaskan bahwa strategi berbasis komunitas adalah kunci utama untuk menyentuh lapisan masyarakat yang selama ini belum terjangkau (unbanked).
"Melalui semangat From the Pitch to the Branch, niat kami adalah mentransfer energi positif serta solidaritas dari stadion ke dalam ekosistem layanan bank. Definisi inklusi keuangan bagi kami adalah menjamin seluruh elemen warga, tidak terkecuali kelompok suporter, mendapatkan kemudahan akses terhadap instrumen keuangan yang kredibel, simpel, dan mendatangkan manfaat nyata," ungkap Agus secara resmi.
Inklusi keuangan tidak akan berjalan tanpa produk yang relevan. Oleh karena itu, Bank Jakarta memperkenalkan berbagai solusi digital yang sangat cocok dengan gaya hidup suporter modern yang serba cepat.
Beberapa fitur yang menjadi primadona dalam sosialisasi ini antara lain Kartu Debit VISA, pembukaan rekening tabungan, penggunaan QRIS untuk transaksi non-tunai, serta pemanfaatan mobile banking.
Sekretaris Perusahaan Bank Jakarta, Arie Rinaldi, menambahkan bahwa kolaborasi ini merupakan bagian dari cetak biru besar Bank Jakarta untuk membangun ekosistem ekonomi yang tangguh di Jakarta.
Sepak bola, menurutnya, adalah perekat sosial terkuat di ibu kota yang dapat menggerakkan roda ekonomi masyarakat bawah.
"Kami menganggap olahraga, khususnya sepak bola, sebagai sarana penyatu interaksi sosial warga yang sangat masif. Lewat kemitraan ini, Bank Jakarta bertekad menghadirkan inklusi keuangan sebagai aksi nyata, bukan sekadar janji dalam program, melainkan sebuah langkah kolektif demi mendongkrak level kesejahteraan hidup khalayak luas," kata Arie.
Komitmen Bank Jakarta untuk merambah dunia olahraga ternyata tidak hanya berhenti di rumput hijau. Sebagai bukti keseriusan dalam membidik pasar generasi muda dan komunitas aktif, Bank Jakarta sebelumnya juga telah menjalin kerja sama strategis dengan klub basket papan atas, Pelita Jaya Jakarta.
Langkah lintas cabang olahraga ini menunjukkan konsistensi Bank Jakarta dalam mendorong pemanfaatan layanan perbankan digital di lingkungan pertandingan, mendukung ekosistem UMKM terkait, serta menghadirkan berbagai program edukasi keuangan bagi komunitas suporter dan atlet muda.
Sinergi ini mempertegas peran Bank Jakarta sebagai bank pembangunan daerah yang tidak hanya berorientasi pada profit, tetapi juga aktif membangun pilar ekonomi dan sosial berbasis komunitas.

Share this article
Bank Jakarta sukses gelar From the Pitch to the Branch bareng Persija dan Jakmania. Simak cara unik tingkatkan inklusi keuangan lewat bola!