AYOJAKARTA.COM -- PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Barat (JBB) memperkuat komitmen pelayanan publik dengan menerima kunjungan kerja krusial dari Direktur Pemasaran Ritel PT Pertamina Patra Niaga, Eko Ricky Susanto.
Melalui agenda Management Walkthrough, jajaran direksi turun langsung memeriksa sejumlah infrastruktur vital distribusi energi di wilayah Bandung pada Senin, 13 Juli 2026.
Langkah taktis ini bertujuan utama untuk menggaransi kesiapan layanan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU), menguji keandalan sarana distribusi, serta memastikan kecukupan volume stok BBM demi menyokong mobilitas harian masyarakat di kawasan Bandung dan sekitarnya.
Dalam inspeksi lapangan terintegrasi ini, Direktur Pemasaran Ritel PT Pertamina Patra Niaga Eko Ricky Susanto didampingi oleh barisan pimpinan wilayah JBB.
Tampak hadir Executive General Manager PT Pertamina Patra Niaga Regional JBB Freddy Anwar, Manager Region Retail Jawa Bagian Barat Tiara Thesaufi Harisoesyanto, Sales Area Manager Bandung Sindhu Priyo Windoko, serta Fuel Terminal (FT) Manager Bandung Afifah Rahmawati, beserta segenap tim manajemen terkait.
Rangkaian kegiatan inspeksi bermula dengan peninjauan operasional secara mendalam di dua titik strategis, yaitu SPBU COCO 31.453.01 Jatinangor dan SPBU 34.405.27 yang terletak di Rest Area KM 125B tol Purbaleunyi.
Pada kesempatan emas tersebut, rombongan manajemen memeriksa kesiapan unit pompa dispenser, fasilitas penunjang seperti Bright Store dan Bright Cafe, sekaligus memastikan pasokan cadangan BBM selalu berada dalam level aman.
Guna memastikan standar operational excellence berjalan tanpa cela, jajaran manajemen tertinggi Pertamina juga menyempatkan diri untuk berdialog langsung dengan para pengendara.
Setelah menuntaskan pemeriksaan di lini depan pelayanan, rombongan manajemen bergeser ke hulu distribusi regional dengan mendatangi Fuel Terminal (FT) Ujung Berung.
Fasilitas vital ini memegang peran krusial karena menjadi jantung pasokan bagi total 241 SPBU di wilayah Bandung Raya. Manajemen memantau langsung kesiapan sarana pengisian mobil tangki dan fasilitas penunjang guna meminimalisasi risiko gangguan teknis sekecil apa pun.
Selain memfokuskan perhatian pada aspek teknis mesin dan pipa penyalur, manajemen Pertamina menggelar sesi dialog interaktif bersama para Awak Mobil Tangki (AMT).
Pihak manajemen melakukan pemeriksaan terhadap kondisi fisik, kesiapan mental, serta jaminan kesehatan para petugas sebelum mereka membawa muatan bahan bakar ke jalan raya.
Direktur Pemasaran Ritel PT Pertamina Patra Niaga, Eko Ricky Susanto, menguraikan urgensi pelaksanaan agenda pengawasan melekat ini untuk memastikan keandalan ekosistem suplai bahan bakar dari ujung hulu hingga ke tangan konsumen.
"Melalui agenda inspeksi ini, pihak kami ingin memberikan garansi bahwa penyaluran bahan bakar minyak, baik untuk kategori subsidi maupun nonsubsidi, berjalan tanpa hambatan. Berdasarkan data pemantauan riil di lapangan, cadangan BBM berada dalam posisi yang aman, sistem pelayanan di stasiun pengisian berjalan baik, dan pergerakan antrean kendaraan konsumen terpantau normal," urai Eko Ricky.
"Kami juga memastikan fasilitas Fuel Terminal beroperasi secara maksimal, termasuk mempersiapkan Awak Mobil Tangki yang bertindak sebagai garda terdepan penyaluran energi. Faktor keselamatan kerja tetap menjadi fokus paling utama, sehingga kami wajib memastikan seluruh kru berada dalam status kesehatan yang prima untuk bertugas," sambungnya.
"Pertamina memegang komitmen penuh untuk memelihara ketahanan distribusi serta memastikan publik tidak perlu merasa cemas terkait volume ketersediaan maupun mutu layanan BBM di setiap SPBU," tegas Eko.
Executive General Manager PT Pertamina Patra Niaga Regional JBB, Freddy Anwar, menambahkan bahwa indikator operasional di seluruh wilayah kerja Jawa Bagian Barat saat ini berada pada level yang sangat aman dan terkendali.
"Menyelaraskan penjelasan yang disampaikan oleh Bapak Direktur, kami memberikan kepastian bahwa seluruh kegiatan operasional di lingkungan Regional Jawa Bagian Barat berjalan secara aman, tanpa kendala, serta berada dalam kendali penuh. Kekuatan operasional ini disokong oleh enam pusat distribusi utama, yaitu Fuel Terminal Plumpang, Tanjung Gerem, Cikampek, Balongan, Tasikmalaya, dan Bandung Group, yang memastikan seluruh aktivitas penyaluran BBM bergerak sesuai target," terang Freddy.
"Kami juga telah mengaudit kesiapan unit armada pengangkut beserta Awak Mobil Tangki yang senantiasa bekerja maksimal demi menghantarkan energi bagi aktivitas publik. Oleh sebab itu, warga tidak perlu merasa khawatir sebab cadangan BBM melimpah dan kami konsisten menjaga keandalan penyaluran serta mempersembahkan kualitas pelayanan terbaik di seluruh teritori Jawa Bagian Barat," pungkasnya.
Share this article
Direktur Ritel Pertamina sidak SPBU Bandung dan FT Ujung Berung. Stok BBM subsidi dan nonsubsidi dijamin aman, layanan normal terkendali!