AYOJAKARTA.COM - Kabar baik dari hasil cek SIKS-NG untuk para KPM penerima salah satu program bansos.
Sebab 1 bansos terpantau statusnya sudah Surat Perintah Membayar (SPM) pada pengecekan SIKS-NG pada hari ini.
Mungkin banyak yang menduga, apakah status SPM merupakan bansos Mitigasi Risiko Pangan (MRP)?
Sebelum menduga bahwa ini merupakan bansos MRP, perlu diketahui bansos tersebut dibagikan tunai dengan nominal Rp 600 ribu.
Baca Juga: Edukasi Psikologi: Pernah Ketemu Over-Explainer, Ini Penjelasan Psikolog!
Terkait rencana pencairan setelah beberapa kali di undur, Menko Airlangga menyebut bansos ini akan dicairkan pada semester 1 tahun 2024 atau bulan Juni ini.
Sedangkan informasi terkait status salah satu bansos di SIKS-NG di dapat dari pengguna Facebook Jihan Nabila.
Dari informasi yang dibagikan, 1 program bansos terpantau statusnya sudah SPM.
Bansos tersebut merupakan untuk alokasi Mei-Juni 2024 dengan nominal Rp 400 ribu.
Bantuan yang statusnya sudah SPM adalah bantuan atensi Yapi dari Kemensos.
Bansos ini merupakan bantuan sosial yang ditujukan untuk para anak yatim piatu.
Nominal yang diberikan dalam program ini senilai Rp 200 ribu per bulan untuk anak yang kehilangan kedua orang tua.
Baca Juga: Daftar 10 Acara HUT ke-497 DKI Jakarta, Ada Perayaan di Monas hingga Marathon
Dana bantuan langsung ditransfer ke rekening bank yang terdaftar sebagai penerima manfaat.
Pencairan dilakukan setiap 2 bulan, jadi nominal yang akan didapatkan senilai Rp 400 ribu.
Tidak semua anak dalam status yatim piatu berhak mendapatkan bantuan ini.
Baca Juga: 7 Hal yang Orang dengan Gangguan Kepribadian Narsistik Benci, Tak Mau Dikatakan Tidak
Sebab hanya anak yang bersekolah di tingkat sekolah dasar (SD) dan sekolah menengah pertama (SMP).
Jadi bantuan yang statusnya sudah SPM bukanlah bansos MRP namun merupakan bantuan atensi Yapi.
Jadi para KPM yang sedang menunggu bantuan MRP, diharapkan bersabar dan tetap memantau perkembangan informasi terbaru.***

Share this article
Bansos ini statusnya sudah SPM terpantau per hari ini, hal ini sekaligus menjadi angin segar bagi KPM yang menunggu pencairan bansos.