AYOJAKARTA.COM -- Ada kabar terbaru dari petugas pendamping sosial terkait pencairan bansos yang masih terus berjalan hingga hari ini.
Tepatnya, diinformasikan oleh petugas pendamping sosial dalam YouTube DIARY BANSOS yang dikutip pada Kamis, 16 Mei 2024, ada 4 bantuan sosial yang hari ini masih ramai dicairkan.
Untuk jenis bansosnya apa saja, berikut informasi selengkapnya.
Baca Juga: Tes Ilusi Optik: Bisa Temukan Angka 7525 pada Gambar? Waktumu 8 Detik Saja Ya!
Beras 10 Kilogram
Pertama adalah bantuan pangan berupa beras 10 kilogram untuk tahap yang keempat alokasi bulan April tahun 2024.
Hari ini ada KPM yang mengabarkan di daerah tempat tinggalnya yaitu di Kecamatan Kedungreja Kabupaten Cilacap, para KPM disana mendapati undangan yang dibagikan oleh pihak desanya.
Dimana hari ini adalah jadwal pengambilan atau pencairan bantuan pangan beras 10 kilogram untuk tahap yang keempat.
Di dalam surat undangan yang dibagikan, para KPM ini diwajibkan membawa E-KTP dan fotokopinya lembar, kemudian KK dan juga fotokopinya 1 lembar, berpakaian rapi dan sopan, serta membawa undangan yang sudah dibagikan.
Baca Juga: Pejuang PNS Wajib Tahu! Inilah 8 Formasi Sepi Peminat Punya Peluang Emas Untuk Lolos CPNS 2024
Kemudian bagi yang mewakili wajib untuk membawa KTP asli yang diwakili atau KPM serta yang mewakili.
Tentunya syarat-syarat seperti ini antara daerah satu dengan yang lain bisa berbeda-beda tergantung pihak desanya ataupun pihak kelurahan masing-masing.
Akan tetapi informasi ini menjelaskan bahwa di hari ini untuk bantuan pangan berupa beras 10 kilogram masih disalurkan di beberapa daerah.
Pastinya bagi daerah yang sudah cair bantuan beras tahap keempatnya, maka untuk hari ini tidak ada pencairan bantuan pangan beras 10 kilogram.
Akan tetapi bagi daerah yang masih belum ada pencairan beras 10 kilogram maka tidak perlu khawatir karena kemungkinan besar di beberapa hari ke depan bantuan pangan beras 10 kilogram akan dibagikan.
Karena memang target dari pihak transporter maupun Bapanas untuk alokasi tahap keempat ini bisa selesai hingga akhir bulan Mei 2024.
Baca Juga: Ini 9 Jurusan Kuliah Teknik Terbaik dan Menjanjikan Masa Depan yang Cerah, Adakah Jurusanmu?
PKH dan BPNT Validasi by sistem
Selanjutnya adalah bantuan PKH alokasi Maret-April, sedangkan BPNT-nya alokasi April tahun 2024 yang juga masih cair hingga hari ini.
Nah hal ini sejalan dengan adanya KPM yang melaporkan jika di dalam Kartu KKS-nya terisi saldo bantuan sebesar Rp200 ribu.
KPM tersebut diketahui Kartu KKS-nya diterbitkan dari Bank BNI dan bantuan Rp200 ribu tersebut diambil kemarin 15 Mei 2024, dan tentunya tidak lain jika bantuan tersebut adalah BPNT pencairan susulan untuk alokasi bulan April.
PIP
Bantuan yang ketiga berasal dari bidang pendidikan yaitu PIP bagi yang masuk ke dalam SK pemberian PIP di tahun 2024 ini.
Tentunya ini bagi yang masih belum dicairkan, jika untuk yang sudah dicairkan di beberapa hari yang lalu maka dihari ini tidak ada proses pencairan.
Nah bagi yang masih belum diambil dan namanya masuk ke dalam SK pemberian PIP maka di hari ini masih bisa dicairkan di pihak bank penyalurnya masing-masing, khususnya bagi yang tidak memiliki Kartu ATM.
Jadi cukup membawa buku rekening Simpel-nya dan surat pengantar dari pihak sekolahan, nanti dari pihak bank penyalur bisa melayani proses pencairan bantuan PIP tersebut.
Bank penyalur dari jenjang SD-SMP adalah Bank BRI, SMA/SMK BNI, dan khusus provinsi Aceh Bank BSI.
Sementara nominal bantuan untuk PIP jenjang SD adalah Rp450 ribu kemudian SMP Rp750 ribu, SMA-SMK Rp1,8 juta.
PENA
Terakhir adalah program bantuan Pahlawan Ekonomi Nusantara yang digagas oleh Kemensos RI untuk men-graduasi para KPM yang berkeinginan mengundurkan diri dari penerima bantuan sosial regulernya.
Jadi para KPM yang memutuskan untuk graduasi mandiri tersebut diarahkan untuk bisa mengikuti program PENA dan contoh wilayah yang hari ini cair bantuan PENA tersebut adalah Banyuwangi.
Baca Juga: Bisa Lolos SNBT 2024, Ini 10 Jurusan Kuliah dengan Skor UTBK Terendah di Universitas Indonesia
Nama programnya sendiri adalah PENA Muda, jadi menyasar para KPM yang memiliki Kepala Keluarga masih usia produktif, yaitu antara 20-30 tahun.
Datanya juga tidak ada pengusulan dari Kemensos namun langsung turun dari Kemensos, lalu petugas pendamping sosial melakukan validasi, pengecekan apakah si KPM tersebut mau atau tidak untuk mendapatkan bantuan PENA muda ini.
Kalau misalkan si KPM mau maka konsekuensinya harus mundur dari bantuan regulernya, baik itu PKH atau BPNT.
Baca Juga: Catat! Ini Skor Minimal UTBK untuk Daftar Sekolah Kedinasan di PKN STAN dan Poltek SSN
Namun untuk PENA muda ini ada tahapan proses evaluasi ketika si KPM ini usai mendapatkan program PENA muda kira-kira usahanya berkembang atau tidak.
Nominal bantuan yang diterima adalah Rp5 juta, untuk wilayah yang di Banyuwangi sendiri dicairkan lewat PT Pos Indonesia.
Jadi kewajiban penerima bantuan PENA muda ini harus membelanjakan nominal Rp5 juta tersebut sesuai pengusulan yang telah dilakukan.***

Share this article
Ada kabar terbaru dari petugas pendamping sosial terkait pencairan bansos yang masih terus berjalan hingga hari ini.