AYOJAKARTA.COM – Membahas tentang BLT Mitigasi Risiko Pangan atau lebih dikenal dengan istilah BLT MRP Rp600 ribu ini, wajar jika dikalangan masyarakat khususnya KPM banyak yang merasa kecewa.
Dikarenakan sejak awal tahun 2024, bantuan ini sudah digembar-gemborkan oleh pemerintah akan segera dicairkan.
Namun kenyataanya hingga bulan April 2024 sudah mau habis, untuk bantuan BLT MRP ini juga tak kunjung cair.
Oleh sebab itu tidak sedikit para KPM yang akhirnya sudah bosan mendengar informasi terkait dengan BLT MRP Rp600 ribu ini.
Meski begitu, tidak sedikit juga para KPM yang masih setia menantikan informasi terkini berkaitan dengan BLT MRP Rp600 ribu tersebut.
Baca Juga: Update Bansos BLT Mitigasi Risiko Pangan, Ini Keterangan Lengkap Sumber Data hingga Alokasi
Informasi terkini soal pencairan bansos BLT MRP Rp600 ini disampaikan langsung oleh petugas pendamping sosial di kanal YouTube DIARY BANSOS pada Jumat, 26 April 2024.
Berdasarkan keterangan petugas pendamping sosial, informasi terkini berasal dari Menko Perekonomian Airlangga Hartarto yang melakukan pemaparan bertepatan saat sidang gugatan Pilpres di beberapa waktu lalu.
Airlangga Hartarto memang memaparkan bahwa tahun 2024 ini akan ada yang namanya BLT MRP.
Jadi kalau misalkan bantuan itu tidak jadi dicairkan sepertinya sangat tidak mungkin karena memang sudah dipublikasikan langsung oleh Airlangga Hartarto.
Dalam pemaparannya, Airlangga juga menyampaikan terkait dengan BLT MRP tersebut sasarannya adalah sebanyak 18,8 juta KPM.
Baca Juga: BLT Mitigasi Risiko Pangan Rp600 Ribu Kapan Cair? Ini Jawaban Terbaru dari Menko Perekonomian
Yaitu penerima Kartu Sembako atau BPNT, baik KPM BPNT murni maupun KPM BPNT+PKH, tentu ini berdasarkan data DTKS terbaru dari Kemensos RI.
Sumber datanya sendiri adalah DTKS Kemensos RI yang sudah ter-update, yang sudah hasil final atau akhir dari pemutakhiran yang dilakukan oleh masing-masing pemerintah daerah.
Kemudian manfaatnya adalah nominal dengan besaran Rp200 ribu per bulan, durasi penyalurannya untuk 3 bulan yaitu periode April hingga Juni 2024.
Dari informasi yang didapat oleh petugas pendamping sosial, bahwasanya untuk proses penyalurannya sendiri nanti akan dicairkan langsung sekaligus atau senilai Rp600 ribu.
Lalu untuk penyelenggaranya sendiri adalah Kementerian Sosial RI di mana beberapa waktu lalu pihak Kemensos sedang menyusun Daftar Isian Penggunaan Anggaran (DIPA) terkait dengan bantuan BLT MRP ini.
Namun apakah saat ini penyusunan DIPA tersebut sudah rampung atau sedang berjalan? Saat ini terpantau masih belum ada informasi terbarunya mengenai hal itu.
Kemudian untuk estimasi kebutuhan anggaran ini adalah sebesar Rp11,3 triliun dan konfirmasi dari Bapak Menko Perekonomian terkait dengan anggaran tidak ada masalah.
Dari pihak Kemenkeu sendiri menyebut jika sudah ada anggarannya, tetapi kenapa hingga saat ini tidak kunjung cair padahal untuk anggarannya sudah ada? Tentunya hal itu banyak ditanyakan para KPM.
Jadi berdasarkan informasi terbaru yang didapatkan oleh petugas, Menko Perekonomian menghimbau agar masyarakat menunggu.
Tandanya jika Menko Perekonomian yang menghimbau langsung kepada masyarakat untuk menunggu, maka artinya BLT MRP Rp600 ribu nanti pasti akan dicairkan.
Pemerintah disebutkan masih mengkaji ulang seluruh postur APBN 2024, sebelum mencairkan BLT terkait MRP ini.
Menurut Menko Perekonomian, pihaknya juga belum bisa memastikan kapan tepatnya pencairan BLT MRP ini, meski sebelumnya pada Mahkamah Konstitusi, BLT MRP ini sempat disebut akan dicairkan pada semester pertama 2024.
Namun sementara masyarakat khususnya para KPM diimbau kembali untuk sabar menunggu hingga proses persiapan pencairan BLT MRP 2024 ini dirampungkan.***

Share this article
Tidak sedikit para KPM yang akhirnya sudah bosan mendengar informasi terkait dengan BLT MRP Rp600 ribu ini.