AYOJAKARTA.COM - Berikut ini informasi terkait pencairan bantuan tunai Rp600.000 di PT Pos Indonesia untuk KPM BPNT murni dan juga KPM BPNT plus PKH.
Ada beberapa fakta yang perlu kita ketahui oleh para KPM di antaranya sebagaimana yang akan dijelaskan selanjutnya.
Informasi ini dikutip oleh Ayojakarta.com dari kanal YouTube Diary Bansos (15/03/2024).
Banyak yang mengira bahwa bantuan Rp600.00 yang dicairkan di PT Pos Indonesia akhir-akhir ini adalah BLT mitigasi risiko pangan, namun sebenarnya bukan.
Adapun pencairan tersebut merupakan lanjutan dari triwulan pertama BPNT, dengan alokasi Januari-Februari-Maret.
Selain itu, bantuan tersebut tidak diterima oleh semua KPM. Melainkan hanya KPM BPNT murni atau KPM BPNT plus PKH tertentu yang menerima bantuan ini, terutama yang statusnya gagal salur di bulan Januari.
Bantuan ini cair langsung untuk 3 bulan sekaligus, totalnya yaitu Rp600.000.
Selanjutnya, proses penyaluran dilakukan di kantor pos cabang setiap daerah, mengingat jumlah penerima bantuan yang tidak terlalu banyak.
Baca Juga: 10 Perusahaan Bergaji Besar yang Menggiurkan di Indonesia, Tertarik Berkarier di Tempat Ini?
Adapun batas akhir pencairan bagi semua KPM adalah tanggal 22 Maret 2024, kecuali ada perpanjangan dari Kementerian Sosial.
Selain itu, ada juga update terkait pencairan bantuan pangan berupa beras 10 kg tahap 3.
Penyaluran ini sudah dimulai hari ini, tepatnya tanggal 15 Maret 2024, namun masih ada daerah-daerah lain yang belum menerima.
Terakhir, untuk hasil cek saldo bantuan PKH tahap 2 dan BLT mitigasi risiko pangan sebesar Rp600.000, masih ada beberapa yang belum muncul, terutama untuk KPM yang statusnya gagal salur di bulan Januari.***

Share this article
Berikut ini informasi terkait pencairan bantuan tunai Rp600.000 di PT Pos Indonesia untuk KPM BPNT murni dan juga KPM BPNT plus PKH.