AYOJAKARTA.COM – Diketahui bahwa update bantuan sosial (bansos) dari pemerintah terus berproses.
Bahkan banyak dari para Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang terus melakukan update terkait informasi bansos.
Salah satu bansos yang terus dipantau para KPM adalah BPNT alokasi Februari-Maret 2024.
Diketahui BPNT alokasi Februari-Maret 2024 akan terus disalurkan pemerintah hingga mencapai target 100 persen.
Terkait BPNT alokasi Februari-Maret 2024 akan terus disalurkan dan bahkan ada beberapa wilayah yang sudah mendapatkan bansos tersebut.
Untuk itu, para KPM tinggal menunggu bansos lainnya yakni BLT Mitigasi Risiko Pangan atau PKH tahap kedua.
Bagi para KPM yang belum mendapatkan BPNT alokasi Februari-Maret 2024 agar bersabar terlebih dahulu.
Para KPM dapat mengecek aplikasi SIKS-NG secara berkala untuk mendapatkan update bansos tersebut.
Baca Juga: 5 Kota Paling Maju di Indonesia, Apakah Tempat Tinggalmu Termasuk? Yuk Cek di Sini
Perlu diketahui jika hasil dari proses pengecekan rekening di SIKS-NG mengatakan berhasil cek rekening, maka KPM bisa lanjut ke tahap selanjutnya.
Namun jika gagal maka ada permasalahan pada bagian administrasi sehingga perlu dilaporkan ke pendamping sosial.
Bisa jadi permasalahannya ada pada perbedaan nama antara KTP dan nama di KKS sehingga menghambat pencairan.
Informasi lainnya terkait jadwal pencairan BLT Mitigasi Risiko Pangan dan PKH tahap 2 disebutkan akan cair secara berbarengan.
Sebelumnya diketahui bahwa BLT Mitigasi Risiko Pangan seharusnya cair pada akhir bulan Februari 2024 lalu dengan target 18,8 juta penerima manfaat.
Namun dikarenakan ada permasalahan di lapangan yakni naiknya harga beras, maka alokasinya dikerahkan ke bansos beras 10 kg terlebih dahulu sehingga BLT MRP dimundurkan di bulan Maret 2024 atau saat Ramadhan.
Hal ini juga menimbang bahwa di bulan Ramadhan nantinya ada kenaikan harga barang pokok sehingga dengan adanya BLT MRP ini akan meningkatkan daya beli masyarakat.
BLT Mitigasi Risiko Pangan ini dicairkan tiga bulan sekaligus sehingga nantinya KPM akan mendapatkan Rp600 ribu.
Bagi para KPM yang nantinya menerima BLT MRP akan disalurkan sebelum Hari Raya Idul Fitri atau tujuh hari sebelum lebaran.
Sedangkan untuk PKH tahap kedua juga dikabarkan akan cair sebelum Hari Raya Idul Fitri, sehingga kemungkinan BLT MRP dan PKH tahap kedua akan cair secara berbarengan.***

Share this article
BLT Mitigasi Risiko Pangan dan PKH Tahap 2 benarkah cair bersamaan di bulan Ramadhan ini? simak penjelasannya!