AYOJAKARTA.COM - Pemerintah Indonesia terus menggulirkan berbagai program bantuan sosial (bansos) demi mendukung keluarga penerima manfaat (KPM) di seluruh negeri.
Salah satu yang paling dinantikan adalah pencairan bantuan sosial Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT).
Kabar baik di bulan September hingga Oktober 2024, beberapa KPM sudah mulai menerima bantuan sebesar Rp400.000 melalui kartu KKS Merah Putih.
Meski demikian, masih ada KPM yang belum menerima pencairan bansos pada bulan-bulan sebelumnya, seperti Juli dan Agustus.
Berikut informasi yang dikutip oleh Ayojakarta.com dari kanal YouTube Naura Vlog berkaitan dengan penyebab keterlambatan pencairan (14/09/2024).
Artikel ini akan membahas penyebab keterlambatan, perubahan program di Kementerian Sosial, dan apa yang bisa KPM lakukan untuk memastikan pencairan tepat waktu.
Pada 11 September 2024, banyak KPM mulai melaporkan bahwa saldo Rp400.000 telah masuk ke rekening mereka melalui kartu KKS Merah Putih.
Saldo ini merupakan pencairan bansos untuk bulan Juli dan Agustus 2024 yang baru diterima oleh sebagian besar KPM pada bulan September.
Untuk memeriksa apakah kamu sudah menerima bantuan ini, cek saldo kamu di ATM Bank Negara Indonesia (BNI) atau bank penyalur lainnya yang telah bekerja sama dengan Kementerian Sosial.
Meskipun beberapa KPM sudah menerima pencairan, banyak yang bertanya-tanya mengapa bantuan sosial untuk bulan September dan Oktober 2024 belum juga cair.
Berdasarkan pantauan di beberapa kota, termasuk Samarinda, Kalimantan Timur, penundaan pencairan ini terjadi karena banyak KPM yang belum melakukan transaksi bansos sebelumnya.
KPM yang tidak mentransaksikan bantuan PKH atau BPNT dalam jangka waktu tertentu menyebabkan data penerima bantuan tidak diperbarui, sehingga menghambat pencairan selanjutnya.
Selain itu, bagi KPM yang sebelumnya menerima bantuan melalui PT Pos Indonesia, kini bantuan tersebut dialihkan ke rekening bank melalui kartu KKS Merah Putih.
Proses buka rekening kolektif (burekol) sedang berlangsung sejak Agustus 2024 dan diharapkan selesai sepenuhnya pada bulan September.
Namun, ada beberapa kendala dalam proses ini, seperti perbedaan data antara sistem bank dan DTKS, yang menyebabkan beberapa KPM gagal dalam proses burekol.
KPM disarankan untuk mengecek aplikasi SIKS-NG guna memastikan status validasi mereka.
Selain itu, pergantian Menteri Sosial pada tahun 2024 juga turut memengaruhi kebijakan dan program bantuan sosial.
Bagi KPM yang belum menerima bantuan sosial, langkah penting yang perlu dilakukan adalah segera melakukan transaksi jika masih ada saldo bantuan yang belum digunakan.
Hal ini penting agar data KPM tetap terbarui dan pencairan bantuan berikutnya tidak terhambat.
Selain itu, KPM juga harus memastikan bahwa data mereka valid dan terdaftar di sistem DTKS.***
Share this article
Meski demikian, masih ada KPM yang belum menerima pencairan bansos pada bulan-bulan sebelumnya, seperti Juli dan Agustus.