AYOJAKARTA.COM - Saham Apple mencapai prestasi mengejutkan dengan menyentuh level tertinggi dalam perdagangan intraday, khususnya pada hari Kamis ketika harga sahamnya mencapai sekitar 260 dolar AS.
Pencapaian ini menjadi lebih menarik mengingat sebelumnya banyak pihak yang skeptis terhadap kinerja Apple, terutama karena adanya laporan tentang penurunan penjualan iPhone.
Namun, kepercayaan Wall Street terhadap propek pertumbuhan berkelanjutan Apple justru semakin menguat yang tercermin dari analisis positif dari berbagai lembaga investasi terkemuka.
Wedbush dan Evercore, dua lembaga analisis keuangan terpercaya, bahkan mengambil langkah berani dengan menaikkan target harga saham Apple ke level 325 dolar AS.
Keputusan ini didasari oleh keyakinan mereka bahwa Apple sedang memasuki era keemasan pertumbuhan di bawah kepemimpinan Tim Cook, terutama menjelang tahun 2025.
Para analisis memprediksi bahwa Apple sedang mempersiapkan siklus pemutakhiran iPhone berbasis AI yang akan berlangsung selama beberapa tahun ke depan.
Baca Juga: Rekomendasi HP Gaming 1 Jutaan Tahun 2025 dengan Spesifikasi Anti Lag
Hal ini merupakan sebuah potensi yang menurut mereka masih diremehkan oleh sebagian besar pelaku pasar.
Meskipun banyak pihak, termasuk pengamat industri terkemuka, masih meragukan kemampuan AI Apple, perusahaan terus menunjukkan perkembangan positif melalui inisiatif Apple Intelligence.
Strategi AI Apple memang tidak akan terwujud dalam waktu singkat, namun fondasi yang telah dibangun mulai menunjukkan hasil yang menjanjikan.
Para analis meyakini bahwa strategi ini akan mengubah narasi pertumbuhan konsumen Apple secara signifikan dalam beberapa tahun ke depan.
Pencapaian saham Apple semakin mengesankan dengan kenaikan lebih dari 11% selama sebulan terkahir.
Hal ini dapat mendorong kapatalisasi pasar perusahaan mendekati angka 4 triliun dolar AS.
Setelah mencatatkan rekor tertinggi sekitar 258 dolar AS pada malam Natal, momentum positif ini terus berlanjut hingga akhir tahun 2024.
Prestasi ini menjadi lebih berarti mengingat Apple sempat mengalami masa-masa sulit di awal tahun.
Namun Apple berhasil bangkit dan menutup tahun depan dengan serangkaian kemenangan yang mengesankan.

Share this article
Setelah mencatatkan rekor tertinggi sekitar 258 dolar AS pada malam Natal, momentum positif ini terus berlanjut hingga akhir tahun 2024.