AYOJAKARTA.COM -- Kabar bahagia bagi penerima manfaat bansos karena beberapa program bantuan pemerintah dicairkan mulai hari ini hingga 28 Februari 2025.
Bagi para penerima yang hingga saat ini belum mencairkan bantuannya, diharapkan segera mengecek status pencairan dan melakukan pencairan agar dana bantuan tidak hangus dan dikembalikan ke kas negara.
Program bantuan sosial yang sedang dalam proses pencairan pada akhir Februari 2025 ini meliputi bantuan reguler Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) tahap 1 untuk alokasi bulan Januari-Maret 2025.
Baca Juga: Penyaluran PKH dan BPNT 2025 Tahap 1 Terpantau Masih Banyak yang Tertunda? Ternyata Ini Penyebabnya
Berdasarkan data terkini, presentasi pencairan bantuan PKH dan BPNT tahap 1 rata-rata sudah mencapai angka 85% ke atas.
Yang berarti masih ada Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang belum menerima pencairan, baik melalui PT Pos Indonesia maupun melalui Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) merah putih.
Bagi KPM yang telah memeriksa status bantuan dan menemukan keterangan SII (Standing Instruction), hal ini menandakan bahwa dalam waktu dekat bantuan akan segera dicairkan.
Selain itu, bantuan lain yang juga sedang dicairkan termasuk Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa atau BLT Kemiskinan Ekstrem untuk alokasi bulan Februari 2025 dengan besaran Rp300.000 per bulan.
Baca Juga: PT Pos Mulai Salurkan Bansos PKH dan BPNT Tahap 1 2025, Cek Jadwal Pencairannya di Daerah Ini!
Ditujukan bagi masyarakat miskin ekstrem yang tinggal di desa dan bukan merupakan penerima bantuan PKH atau BPNT.
Pencairan bantuan sosial di akhir Februari 2025 ini juga mencakup beberapa program bantuan khusus.
Seperti Bantuan Permakanan yang diberikan kepada lansia tunggal atau disabilitas tunggal dengan nilai bantuan Rp30.000 per hari untuk dua kali makan (bukan dalam bentuk uang tunai melainkan berupa makanan siap saji)-
Yang jika dijumlahkan dalam satu bulan mencapai total Rp900.000 (dengan asumsi 30 hari).
Baca Juga: Cara Daftar PKH Online 2025 Lewat HP, Gampang Banget!
Program Indonesia Pintar juga turut dicairkan pada periode ini, khususnya bagi siswa-siswi yang namanya masuk dalam nominasi penerima dan telah melakukan aktivasi rekening paling lambat tanggal 31 Januari 2025 untuk alokasi tahun 2024.
Sementara itu, pencairan Program Indonesia Pintar untuk Tahun Anggaran 2025 diperkirakan akan dimulai pada bulan Maret 2025.
Dengan besaran bantuan sebesar Rp450.000 per tahun untuk tingkat SD atau sederajat, Rp750.000 per tahun untuk tingkat SMP atau sederajat, dan Rp1.800.000 per tahun untuk tingkat SMA atau sederajat.
Program bantuan lainnya termasuk Bantuan Makan Bergizi Gratis yang diberikan kepada anak sekolah dari tingkat SD hingga SMA sederajat, ibu-ibu hamil, dan anak usia balita, yang diharapkan dapat memenuhi minimal sepertiga kebutuhan gizi harian penerima manfaat.
Serta Bantuan Diskon Listrik dari PLN yang berlaku untuk bulan Januari dan Februari 2025, dimana untuk pelanggan pascabayar diskon otomatis mengurangi tagihan bulan Februari 2025 (untuk pemakaian Januari) dan tagihan bulan Maret 2025 (untuk pemakaian Februari).
Sedangkan untuk pelanggan prabayar diskon langsung diberikan pada pembelian token dan akan berakhir di akhir bulan Februari 2025.
Terkait dengan pertanyaan mengenai Bantuan Langsung Tunai Bahan Bakar Minyak (BLT BBM) tahun 2025.
Telah beredar kabar bahwa bantuan tersebut sudah mulai dicairkan pada bulan Februari 2025 ini, sebagaimana dilaporkan oleh beberapa media online.
Namun, hingga saat ini pemerintah melalui Kementerian Sosial belum mengumumkan secara resmi nama-nama penerima bantuan BLT BBM 2025 beserta besarannya.
Meskipun telah dikonfirmasi bahwa program tersebut akan kembali disalurkan untuk membantu masyarakat yang terdampak kenaikan harga bahan bakar minyak dan kebutuhan pokok lainnya.
Berdasarkan informasi yang berkembang, besaran dana BLT BBM tahun 2025 untuk setiap KPM diperkirakan antara Rp150.000 hingga Rp300.000 per bulan.
Namun angka tersebut masih dalam tahap penentuan lebih lanjut tergantung pada kebijakan pemerintah.
Prediksi sementara menunjukkan bahwa pencairan bantuan BLT BBM 2025 kemungkinan akan dilaksanakan pada bulan suci Ramadan menjelang hari raya Idul Fitri, bukan pada bulan Februari 2025 sebagaimana kabar yang beredar.
Bagi masyarakat penerima manfaat, diharapkan untuk tetap memantau pengumuman resmi dari pemerintah terkait pencairan bantuan sosial, termasuk BLT BBM.
Melalui kanal-kanal resmi pemerintah atau melalui aplikasi Cek Bansos untuk memastikan informasi yang akurat dan menghindari berita yang belum terkonfirmasi kebenarannya.***

Share this article
Kabar bahagia bagi penerima manfaat bansos karena beberapa program bantuan pemerintah dicairkan mulai hari ini hingga 28 Februari 2025.