Khawatir Status KPM PKH dan BPNT Terhapus karena Belum Dikunjungi Petugas Ground Checking DTSEN? Ini Solusinya!

Baru mencapai 50 persen dari data tersedia, pelaksanaan Ground Checking DTSEN sebagai acuan bansos PKH dan BPNT untuk sementara dihentikan.
Baru mencapai 50 persen dari data tersedia, pelaksanaan Ground Checking DTSEN sebagai acuan bansos PKH dan BPNT untuk sementara dihentikan.

AYOJAKARTA.COM -- Meski baru mencapai 50 persen dari data tersedia, pelaksanaan Ground Checking DTSEN sebagai acuan bansos PKH dan BPNT untuk sementara dihentikan.

Sejalan dengan dimulainya penundaan pelaksanaan survei Ground Checking DTSEN, kabar gembira mulai menyapa KPM bansos reguler baik PKH dan BPNT.

Sebab penyaluran bansos PKH dan BPNT tahap kedua atau periode salur April-Juni yang mulai mengacu pada DTSEN akan mulai dilakukan.

Baca Juga: Update Bansos PKH dan BPNT April 2025: Saldo Rp600 Ribu Mulai Masuk ke Kartu KKS Mandiri dan BSI

Namun demikian, kekhawatiran justru muncul di tengah KPM bansos PKH dan BPNT yang belum sempat dikunjungi oleh Petugas PKH atau Pendamping Sosial.

Sebelumnya, pemerintah melalui Kemensos memastikan proses survei DTSEN akan terus dilakukan setiap tiga bulan sekali untuk memastikan sasaran penerimaan bansos.

Lantaran belum sempat menerima kunjungan saat survey DTSEN, banyak KPM PKH dan BPNT yang mempertanyakan statusnya sebagai penerima bantuan di tahap dua.

Terkait semakin merebaknya kekhawatiran yang dialami oleh sebagian KPM PKH dan BPNT menjelang penyaluran tahap kedua, berikut adalah informasi yang perlu diketahui.

Baca Juga: Update Perubahan Bansos 2025: DTSEN Kini Jadi Acuan Baru Penyaluran PKH dan BPNT, Kamu Sudah Termasuk?

Sesuai dengan kebijakan pemerintah melalui Kemensos terkait agenda pendataan DTSEN per triwulan, KPM PKH dan BPNT yang belum didatangi tidak perlu kuatir.

Mengacu pada DTSEN yang mulai diberlakukan, status sebagai KPM PKH atau BPNT akan disesuaikan dengan berbagai ketentuan dan pertimbangan.

Adapun pertimbangan mendasar bagi para KPM PKH dan BPNT yang belum menjalani survey DTSEN adalah kelayakan sebagai penerima bantuan.

Untuk ditetapkan sebagai penerima bantuan di tahap kedua, masing-masing KPM harus memiliki komponen bantuan serta tidak terindikasi salah sasaran atau dinyatakan layak.

Baca Juga: Hore! Kemensos Percepat Penyaluran Bansos: PKH, BPNT, dan PIP Bisa Cair di Bulan April - Mei 2025

KPM bansos PKH dan BPNT yang sempat menerima bantuan di tahap pertama dan belum dikunjungi petugas Ground Checking serta dinyatakan layak, tetap memiliki peluang.

Mengingat proses pemeriksaan langsung atau Ground Checking bersifat rutin, penting bagi penerima bansos di tahap kedua untuk mempersiapkan diri.

Sebab hasil pengecekan atau Ground Checking di tahap selanjutnya, tidak menjamin status sebagai penerima bansos tetap efektif atau berpotensi dihapus.

Baca Juga: Bansos Pendidikan Bertambah Lagi karena Program Sekolah Rakyat Siap Dibuka di Tahun Ajaran 2025-2026, Ini Ketentuannya

Selain tertuju kepada KPM yang belum menerima kunjungan survey DTSEN, hal serupa juga perlu dilakukan bagi penerima bansos tahap kedua serta sudah menjalani Ground Checking.

Guna memastikan status sebagai penerima bansos di tahap kedua atau periode salur April-Juni, masing-masing calon KPM dapat mengakses melalui situs resmi Cek Bansos.

Bagi KPM yang memenuhi seluruh kriteria dan ketentuan sesuai dengan DTSEN, dipastikan akan tetap terdata sebagai penerima bansos di tahap selanjutnya.***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# DTSEN
# PKH
# BPNT
# Ground Checking

News Update

Teknologi

Bocoran Samsung Galaxy Tab S12 Series: Bawa Chipset Dimensity 9500, Baterai Jumbo, dan Garansi OS 7 Tahun

Samsung siapkan Galaxy Tab S12 Series berlayar Dynamic AMOLED 120Hz dan bodi tipis 5,5 mm. Ditenagai chip Dimensity 9500 3nm, baterai hingga 11.600 mAh, serta garansi OS 7 tahun, rilis akhir 2026.

Gadget

Desain ala Pesawat Luar Angkasa! TECNO POVA 8 5G Resmi Meluncur Bawa Layar 144 Hz dan Baterai Awet Seharian

TECNO POVA 8 5G meluncur berfitur baterai 8.000 mAh (charging 45W), layar 144Hz, dan chipset Dimensity 7100. HP berdesain futuristik ini dijamin bebas lag 6 tahun, dijual mulai Rp3,99 jutaan.

News

PNM Green Impact Perkuat Pelestarian Pesisir Lewat Penanaman 22.000 Pohon Mangrove

PNM menanam 22.000 pohon mangrove di 18 kawasan pesisir Indonesia untuk menjaga lingkungan dan memperkuat ekonomi masyarakat.

Nasional

Menelusuri Sosok Don Ritto dan Hubungannya dengan Febrie Adriansyah

Don Ritto diduga jadi pengelola 20 perusahaan dan aset TPPU milik mantan Jampidsus Febrie Adriansyah. Pihak Don Ritto membantah keterkaitan aset Rp60 miliar dan bersiap mengajukan praperadilan.

Nasional

Daftar Perusahaan yang Diduga Terhubung dengan Febrie Adriansyah dan Don Ritto

Polisi memetakan 20 perusahaan yang terhubung dengan mantan Jampidsus Febrie Adriansyah dan Don Ritto, termasuk PT Hutama Indo Tara dan PT Tribhakti Inspektama dalam skandal pasokan batu bara.

Bisnis

LinkUMKM BRI Bantu Sahate Perluas Pasar, Produk Kini Bidik Denmark dan Hong Kong

Sahate, UMKM camilan sehat asal Bandung, berkembang bersama LinkUMKM BRI hingga membuka peluang ekspor ke Denmark dan Hong Kong.

Nasional

Apa Saja Kasus Korupsi yang Menjerat Febrie Adriansyah Saat Ini?

Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah ditahan di Rutan KPK atas kasus korupsi Asabri, Krakatau Steel, & PLTU. Meski merasa dikriminalisasi, penahanannya didukung pakar demi cegah intervensi.

Nasional

BRI Peduli Perluas Program Grow & Green, 24.000 Mangrove Ditanam di Karawang

BRI Peduli menanam 24.000 pohon mangrove di Karawang pada Hari Mangrove Sedunia untuk cegah abrasi dan dukung ESG.

Nasional

Penjaga Rumah Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Dikabarkan Meninggal Dunia, Apa Penyebabnya?

Penjaga rumah mantan Jampidsus Febrie Adriansyah, Sutrimo, meninggal secara misterius pada 23 Juli 2026. Berbusa di mulut dan hidung, kematian ini diselidiki Polda Metro Jaya di tengah kasus Febrie.

Sehat

Terinspirasi Paru-Paru Manusia, MIT Ciptakan Hydrogel "Bernapas" untuk Monitoring Kesehatan Jantung

Tim insinyur MIT mengembangkan hydrogel "bernapas" berstruktur paru-paru. Material ini tahan 10 hari, cegah iritasi dan panas, serta jaga sinyal sensor kesehatan (ECG) tetap akurat walau berkeringat.

Nasional

PNM Mekaar Jadi Jalan Bangkit Utari, Kini Usaha Tas Souvenir Serap Empat Penjahit

Utari bangkit bersama PNM Mekaar dari pinjaman Rp2 juta hingga menjadi pengusaha tas souvenir yang membuka lapangan kerja.

Bodetabek

Banten Jadi Provinsi Kualitas Udara Terburuk di Indonesia, Disusul DKI Jakarta!

Banten dan Jakarta berudara terburuk di Indonesia akibat El Nino. Selain merugikan lingkungan, paparan polutan halus PM2.5 dan PM0.1 jangka panjang berisiko memicu Parkinson dan merusak sel otak.

Gadget

Bisa Jepret Objek Otomatis, Intip Kecanggihan Kamera AI dan Harga Samsung Galaxy Z Fold 8 Series di Indonesia

Samsung merilis Z Fold 8 (201g, seukuran paspor) berlayar 7,6 inci. Berchipset Snapdragon 8 Elite Gen 5, baterai Silicon Carbon 4.800 mAh, serta kamera AI My F Cam 50 MP, dibanderol Rp21,5 juta.

Gadget

5 Rekomendasi HP dengan Harga di Bawah Rp7 Juta yang Worth It Dibeli di Pertengahan Tahun 2026

Rekomendasi HP Rp5-7 juta pertengahan 2026 versi Jagat Review: iQOO 15R (performa gahar), Samsung A57 (update 6 tahun), Motorola Edge 60 Pro (kamera lengkap), OPPO Reno 13 5G, & Infinix GT 50 Pro.

Nasional

Jangan Keliru, Aktivasi Rekening PIP dan Pencairan Dana Punya Tahapan Berbeda

Video viral di Lubuk Pakam mengingatkan pentingnya memahami prosedur aktivasi rekening PIP sebelum mendatangi bank penyalur.

Jakarta Utara

Penyalahgunaan Visa! 10 WN China Terciduk Jadi Tukang Bangunan di Penjaringan Jakarta Utara

Kantor Imigrasi Kelas I TPI Jakarta Utara mengambil tindakan tegas terhadap 10 warga negara asing (WNA) asal China yang kedapatan melanggar aturan keimigrasian.

Teknologi

Catat Ya! MK Putuskan Sisa Kuota Internet Tidak Boleh Hangus, Harus Bisa Digunakan Sampai Habis

Melalui putusan terbarunya, MK memerintahkan agar sisa kuota internet yang sudah dibeli oleh konsumen harus bisa digunakan sampai habis tanpa dikenakan biaya tambahan apa pun.

Viral

Satpam dan Sopir Alphard yang Cekcok di Bundaran HI Sepakat Saling Memaafkan, Proses Hukum Tetap Jalan!

Perselisihan yang sempat viral antara seorang petugas keamanan (satpam) dengan pengemudi mobil Toyota Alphard di kawasan Bundaran HI, Jakarta Pusat, akhirnya berakhir damai.

Metropolitan

Langgar Lalin hingga Pelat Palsu, Terungkap Sopir Alphard Viral yang Intimidasi Satpam di Bundaran HI Anggota Polisi

Di dalam mobil Alphard tersebut tidak hanya ada Brigadir Raka, melainkan terdapat tiga anggota kepolisian dari Polda Jawa Barat.

Bisnis

Tembus Wilayah Pegunungan Toraja Utara, Mantri BRI Penuh Dedikasi Hadirkan Akses Perbankan

Dedikasi Mantri BRI bawa akses perbankan bagi masyarakat pegunungan Toraja Utara demi mendorong inklusi keuangan secara merata.