Terkenal Karena Menggunakan Alfabet Makanan Manis, Ternyata Ini Alasan Versi Smartphone Android Diganti Numerik

Terkenal Karena Menggunakan Alfabet Makanan Manis, Ternyata Ini Alasan Versi Smartphone Android Diganti Numerik
Terkenal Karena Menggunakan Alfabet Makanan Manis, Ternyata Ini Alasan Versi Smartphone Android Diganti Numerik

AYOJAKARTA.COM – Menjadi sistem operasi buatan Google, pengguna smartphone tentu tidak asing dengan Android maupun iOS.

Namun khusus bagi setiap pengguna smartphone Android, sederet istilah seperti Cupcake, Donut, KitKat dan Oreo tentu menjadi lebih tidak asing.

Selain dikenal secara umum sebagai nama makanan, bagi pengguna smartphone Android istilah tersebut merupakan simbol dari eksistensi versi suatu perangkat.

Baca Juga: 12 Tips Mengatasi HP Cepat Panas Agar Tetap Awet dan Nyaman Digunakan

Embrio nama sistem operasi Android yang kini terpasang di berbagai jenis perangkat teknologi, mulai dikenal pada awal tahun 2000.

Di tengah sejumlah sistem operasi beken seperti Symbian, Blackberry OS dan Windows Phone Mobile, Android mulai memperkenalkan eksistensinya sebagai startup kecil.

Usai di akuisisi oleh Google pada tahun 2005, Android yang saat itu dibawah kendali Andy Rubin dan ketiga sahabatnya mulai mengalami peningkatan.

Memiliki visi untuk menjadi sistem operasi terbuka yang dapat diakses oleh setiap jenis perangkat smartphone, Android dianggap sebagai antithesis iOS-nya Apple.

Baca Juga: 5 Tips Memilih HP Gaming Murah yang Anti Lemot dan Tahan Lama

Melalui smartphone HTC Dream atau yang dikenal dengan T Mobile G1, Android pada 2008 mulai menunjukkan kontribusinya.

Meski tampilan perdananya belum seperti hari ini, kemunculan Android sebagai sistem operasi alternatif semakin dikenal luas oleh pengguna teknologi.

Selain karena tampilannya yang mudah dioperasikan dan mudah dalam pengaturan, Android juga dianggap lebih menjembatani kebutuhan pengguna.

Salah satu bentuk strategi unik lain yang diterapkan Google saat Android mulai dikenal publik adalah memberikan nama versi dengan mengadaptasi aneka jenis makanan.

Baca Juga: 5 Cara Sehat Konsumsi Daging di Hari Raya Idul Adha agar Terhindar dari Kolestrol Tinggi

Adapun alasan mendasar Google memberikan nama jenis-jenis makanan manis pada versi perangkatnya adalah karena mudah diingat.

Disamping itu, alasan versi Android memilih nama makanan adalah karena mencerminkan perusahaan Google yang dianggap memiliki etos dan budaya kerja serius namun santai.

Untuk menegaskan keseriusannya dalam mengembangkan sistem operasi alternatif, Google juga membuat sejumlah totem unik di kantornya sebagai simbol variasi penamaan Android.

Mengusung konsep urutan alfabet, nama-nama makanan atau versi-versi smartphone Android tidak lepas dari peran pengguna Android di seluruh dunia.

Baca Juga: 7 Rekomendasi Tempat Wisata Gratis di Jakarta untuk Menikmati Long Weekend Dengan Hemat

Sebelum nama versi Lolipop dan Marsmallow yang mewakili alfabet L dan M dikenal hari ini, nama tersebut juga sempat menjadi PR bagi banyak pengguna Android.

Demi menciptakan ekosistem ramah di seluruh dunia, Android juga tidak ragu untuk menggandeng sejumlah brand makanan untuk menarik minat pengguna baru.

Karena sejumlah nama istilah kuliner dinilai kurang mewakili, Android mulai berhenti menggunakan makanan sebagai versi dan mengubahnya menjadi Numerik.

Versi Android 10, yang sempat dianggap akhir dari penggunaan nama makanan manis, oleh kalangan internal Google sendiri tetap diberi nama Quince Tart. ***

Baca Juga: Debut Gemilang Emil Audero, Aksi Penyelamatan Penting Antar Kemenangan Timnas Indonesia atas China

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# sistem operasi
# smartphone Android
# Perangkat

News Update

Sport

Mau Nobar Final Piala Dunia? Polda Metro Jaya: Dilarang Bawa Miras!

Jelang final Piala Dunia Spanyol vs Argentina, Polda Metro Jaya mengeluarkan imbauan penting bagi masyarakat yang berencana menggelar nonton bareng (nobar).

Pendidikan

Hore! Pramono Anung Pastikan 85 Mahasiswa ITB Asal Jakarta akan Dapat Bantuan Beasiswa dari Pemprov DKI Jakarta

Sebanyak 85 mahasiswa asal DKI Jakarta dari keluarga kurang mampu yang telah diterima di Institut Teknologi Bandung (ITB) dipastikan akan mendapatkan dukungan beasiswa dari Pemprov DKI Jakarta.

News

Baru 2 Hari Dimulai Kembali, Dugaan Keracunan Akibat Konsumsi MBG di Jember! BGN Janji akan Evaluasi

dugaan kasus keracunan makanan yang menimpa sejumlah siswa dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Jember, Jawa Timur.

Metropolitan

Demi Atasi Kemiskinan, Presiden Prabowo Siap Pangkas Anggaran TNI-Polri: Rela Ya?

Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmen pemerintah untuk memprioritaskan penghapusan kemiskinan dan kelaparan di tanah air.

News

PWI Pusat Sesalkan Pernyataan Hotman Paris, Minta Hormati Martabat Wartawan dan Kemerdekaan Pers

PWI Pusat menyampaikan keprihatinan dan penyesalan atas pernyataan Advokat Hotman Paris Hutapea kepada wartawan saat memberikan keterangan kepada media di lingkungan Kejaksaan Agung.

Metropolitan

Sentil yang Sebut Harga Beras Mahal, Presiden Prabowo: Suruh Ikut Tanam Padi Sendiri

Tak berikan solusi, Presiden Prabowo Subianto memberikan pernyataan menohok bagi pihak-pihak yang menilai harga beras saat ini terlalu mahal.

Bisnis

Berkat Pelatihan dan KUR BRI, Usaha C'milzea Rosyidah Terus Berkembang

BRI mendukung Rosyidah mengembangkan usaha olahan hasil laut melalui Pelatihan Purna Pekerja Migran dan KUR BRI.

Bekasi

Geram! MenPPPA Arifah Fauzi Pastikan Kawal Kasus Bocah 4 Tahun di Bekasi yang Tewas Dianiaya Ibu Tiri

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Arifah Fauzi, menegaskan akan mengawal ketat proses hukum terhadap kasus bocah di Bekasi yang dianaya ibu tiri.

Metropolitan

Catat! Pemprov DKI Hentikan Sistem 'Open Dumping' di Bantargebang Mulai 1 Agustus

Pemprov DKI Jakarta secara resmi akan mulai meninggalkan praktik open dumping atau pembuangan sampah terbuka mulai 1 Agustus 2026.

Jakarta Selatan

Viral di Medsos dan Terekam CCTV, Pelaku Pembuangan Sampah Sembarangan di Jaksel Didenda Rp500 Ribu!

Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DKI Jakarta memberikan sanksi tegas kepada pelaku pembuangan sampah liar di wilayah Jakarta Selatan.

Metropolitan

Secara Bertahap, TPST Bantargebang Mulai Terapkan Sistem Controlled Landfill per 1 Agustus 2026, Apa Itu?

Mulai 1 Agustus 2026, Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang akan mulai menerapkan sistem controlled landfill secara bertahap.

Metropolitan

Waspada Hujan Ringan di Jakut dan Jaksel, Simak Prakiraan Cuaca Jakarta Minggu 19 Juli 2026

BMKG bagikan informasi seputar cuaca untuk wilayah DKI Jakarta pada hari ini, Minggu, 19 Juli 2026.

Viral

Fritz Hutapea Bongkar Borok Aspri Pertama Hotman Paris yang Kini Dituding Jadi Makelar Kasus

Anak kandung Hotman Paris Hutapea, Fritz Hutapea, tak segan untuk membongkar borok Benny Djannah atau Nurbaeny Janah.

Nasional

Mengenal Patris Yusrian Jaya, Calon Kepala Badan Pemulihan Aset yang Baru di Kejagung

Jaksa Agung usulkan Kajati DKI Patris Yusrian Jaya jadi Kepala Badan Pemulihan Aset menggantikan Kuntadi pada Juli 2026. Patris memiliki kekayaan Rp8,3 miliar berdasar LHKPN 2024.

Gaya Hidup

Lewat BRI Wellness Experience, BRI dan Plataran Indonesia Perkuat Ekosistem Wellness

BRI Gandeng Plataran Indonesia hadirkan BRI Wellness Experience, dukung gaya hidup sehat dan perkuat ekosistem wellness.

Nasional

Rekam Jejak Kuntadi, Pembongkar Kasus Harvey Moeis yang Kini Calon Kuat Jampidsus Pengganti Febri Adriansyah

Jaksa Agung usulkan Kuntadi sebagai Jampidsus baru menggantikan Febri Adriansyah. Peraih Adhyaksa Award 2024 pembongkar kasus korupsi timah ini telah disetujui Presiden Prabowo pada Juli 2026.

Bisnis

Pertamina Patra Niaga Ambil Tindakan Tegas Atas Petugas Tenant Nitrogen Merokok di SPBU

Pertamina Patra Niaga tindak tegas petugas tenant nitrogen yang merokok di area SPBU demi menjaga standar keselamatan operasional.

Bisnis

Dukung Usaha Ekonomi Sirkular, Menteri PPPA dan Kepala BPS Apresiasi PNM

Menteri PPPA dan Kepala BPS apresiasi pemberdayaan PNM untuk usaha ekonomi sirkular yang terbukti dongkrak kemandirian ekonomi.

Gadget

Spesifikasi Red Magic 11S Pro, HP Gaming Snapdragon 8 Elite dengan Baterai Raksasa 7.500 mAh

Red Magic 11S Pro Rp22 juta ditenagai Snapdragon 8 Elite (AnTuTu 4,2 juta). HP gaming tanpa tompel ini bawa bodi transparan, sistem pendingin Aquacore kipas 24k RPM, serta baterai raksasa 7.500 mAh.

Teknologi

Bisa Disulap Jadi PC Desktop, Lenovo Legion Tab Gen 5 Andalkan Fitur Bypass Charging untuk Gamers

Lenovo Legion Tab Gen 5 jadi tablet gaming resmi terkencang dengan Snapdragon 8 Elite (AnTuTu 4 juta). Layarnya IPS 3K 165Hz, bawa fitur Bypass Charging, baterai 9000 mAh, dan bisa jadi PC desktop.