AYOJAKARTA.COM - Kabar terbaru pencairan bansos PKH dan BPNT Tahap 2 selalu dinanti-nanti oleh para keluarga penerima manfaat (KPM).
Penyaluran PKH dan BPNT Tahap 2 dilakukan secara bertahap. Pencairan bansos ini melalui proses yang panjang, mulai dari verifikasi, validasi, hingga administrasi SP2D sebelum disalurkan ke rekening KPM.
Diketahui, penyaluran PKH dan BPNT Tahap 2 periode April-Juni telah dimulai sejak 28 Mei 2025. Total bantuan BPNT sebesar Rp600 ribu per KPM, sedangkan PKH bervariasi.
Berdasarkan berkas nominatif bantuan (BNBA) PKH tahap 2 termin 1, penyaluran baru menunjukkan 60 persen dan belum merata ke semua bank atau wilayah.
Contohnya, di Cirebon penyaluran masih dari BNI dan di Denpasar melalui BNI, BRI, dan Mandiri. Pada aplikasi SIKS-NG, status menunjukkan bahwa beberapa KPM sudah mencapai tahap SI yang artinya bantuan siap cair.
Namun, perlu diingat bahwa pencairannya dilakukan secara bertahap. Pencairan tidak dilakukan secara bersamaan karena ada perbedaan SOP di tiap-tiap bank penyalur.
KPM dapat melakukan pengecekan saldo di rekening KKS di bank mitra, seperti BRI, BNI, Mandiri, dan BSI.
KPM juga bisa memeriksa status penerima secara online melalui situs cekbansos dengan memasukkan NIK KTP.
Namun, KPM diimbau untuk bertanya kepada pendamping sosial masing-masing apakah masih mendapatkan bantuan dibandingkan harus bolak-balik ke ATM atau agen bank. Demikian adalah informasi penyaluran bansos PKH dan BPNT Tahap 2.***

Share this article
Pencairan bansos PKH & BPNT Tahap 2 dimulai 28 Mei 2025, dilakukan bertahap & bisa dicek via SIKS-NG, situs cekbansos, atau ke pendamping.