AYOJAKARTA.COM - Para keluarga penerima manfaat (KPM) tengah menanti kabar terbaru terkait pencairan bantuan sosial (bansos) PKH dan BPNT Tahap 2.
Kini, beredar kabar bahwa bansos PKH dan BPNT Tahap 2 sudah mulai cair dan status di SIKS-NG sudah standing instruction (SI).
Ada juga struk yang beredar di media sosial menunjukkan saldo masuk sebesar Rp600 ribu. Bukti struk tersebut berasal dari KKS Bank BRI dan BNI pada 11 Juni 2025 kemarin.
Namun, apakah benar struk yang beredar tersebut merupakan bukti dari pencairan bansos PKH dan BPNT Tahap 2?
Hal ini menimbulkan keraguan karena tidak banyak bukti struk yang beredar di media sosial. Jika dana PKH dan BPNT Tahap 2 memang sudah cair, akan ada banyak bukti struk yang beredar.
Jadi, dapat dikatakan bahwa bukti struk yang beredar saat ini belum sepenuhnya benar. Status terbaru di aplikasi SIKS-NG yang menyebutkan sudah SI kemungkinan besar adalah hasil editan.
Setelah dicek, status terkini SIKS-NG masih surat perintah membayar (SPM). Status tersebut menandakan bahwa bantuan belum dicairkan.
Oleh karena itu, KPM diharapkan untuk terus menunggu dan memantau informasi resmi. Jika belum ada informasi resmi, diimbau untuk tidak terlalu sering mengecek di ATM. Demikian adalah informasi terbaru mengenai pencairan PKH dan BPNT Tahap 2.***

Share this article
Bukti struk bansos PKH & BPNT Tahap 2 yang beredar belum valid. Status SIKS-NG masih SPM, KPM diminta tunggu info resmi.