AYOJAKARTA.COM - Berdasarkan pantauan terbaru pada 12 Agustus 2025 melalui sistem SIKS-NG dan view DTSEN, status bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) tahap ketiga untuk alokasi Juli-September 2025 masih belum menunjukkan pergerakan signifikan.
Para Keluarga Penerima Manfaat (KPM) disarankan untuk tidak terlalu sering melakukan pengecekan kartu Kombo Kartu Sejahtera (KKS) di mesin ATM atau agen bank dalam beberapa hari ke depan.
Hal ini karena proses penentuan KPM, evaluasi komponen, hingga final closing untuk tahap ketiga ini memang belum dimulai.
Kementerian Sosial saat ini masih berfokus menyelesaikan penyaluran bantuan PKH BPNT tahap kedua, di mana terdapat sekitar 3,6 juta KPM yang sedang dalam proses peralihan dari pos ke kartu KKS.
Dari jumlah tersebut, sekitar 2 juta KPM masih dalam proses burkol (buka rekening kolektif), sementara 1,6 juta KPM sudah berhasil menyelesaikan proses burkol dan siap menerima bantuan.
Terdapat kabar mengejutkan dari Provinsi Aceh, di mana beberapa KPM yang baru mendapatkan kartu KKS hasil proses burkol melaporkan berhasil mencairkan bantuan senilai Rp 2,1 juta pada tanggal 11 Agustus 2025 di Bank BSI.
Nominal tersebut merupakan gabungan bantuan PKH plus BPNT plus penebalan untuk tahap kedua, bukan tahap ketiga yang banyak ditunggu-tunggu KPM.
Sementara itu, Bank Mandiri telah mengkonfirmasi bahwa sekitar 400.000 lebih nasabah penerima bansos yang terdaftar di Bank Mandiri sudah berhasil menyelesaikan proses burkol dan akan mendapatkan kartu KKS baru pada bulan Agustus ini.
Setelah kartu KKS baru dibagikan, bantuan sosial untuk tahap kedua akan segera dicairkan tanpa menunggu waktu yang lama, memberikan harapan besar bagi KPM yang masih menunggu proses peralihan ini.
Pantauan sistem SIKS-NG juga menunjukkan adanya bantuan atensi yatim piatu (YAPI) periode Juli-September 2025 dari Kementerian Sosial dengan nominal Rp 600.000 per tiga bulan (Rp 200.000 per bulan) yang sudah berhasil melewati tahap pengecekan rekening.
Bantuan ini mengalami perubahan pola penyaluran dari yang sebelumnya dua bulan sekali menjadi tiga bulan sekali.
Baca Juga: Mari Rayakan Merdeka! Jakarta Berikan Keleluasaan Berkendara di 17-18 Agustus - Weekend Kemerdekaan
Namun KPM penerima bantuan YAPI perlu memperhatikan bahwa bantuan ini hanya disalurkan untuk keluarga dengan desil 1 hingga 5, sedangkan desil 6-10 sudah tidak lagi mendapatkan bantuan ini.
Selain itu, Program Indonesia Pintar (PIP) untuk jenjang SMP senilai Rp 750.000 juga dilaporkan telah cair pada 11 Agustus 2025 di Bank BRI.
Para orang tua dan wali siswa disarankan untuk rutin memantau website pip.dasment.go.id dan melakukan koordinasi dengan pihak sekolah.
Hal ini karena pencairan PIP dilakukan dalam beberapa gelombang sepanjang tahun dan memerlukan aktivasi terlebih dahulu jika masuk dalam SK nominasi.***
Baca Juga: Ayo Cek Kelayakanmu! Bansos PKD Rp300 Ribu Jakarta Sasar Lansia, Anak, dan Disabilitas
Share this article
Status PKH & BPNT tahap 3 Juli–Sep 2025 belum bergerak. Fokus Kemensos cairkan tahap 2, PIP SMP & YAPI sebagian sudah cair.