AYOJAKARTA.COM - Simak informasi terbaru mengenai status penyaluran bansos PKH dan BPNT Tahap 2 tahun 2025.
Status transaksi bansos PKH dan BPNT, baik KPM PKH Murni, KPM PKH plus BPNT, dan KPM BPNT Murni di "view DTS" berubah menjadi "strip" dan nominalnya juga "strip".
Sebelumnya, statusnya adalah "proses bukol" atau proses pembukaan rekening kolektif dengan nominal tercatat Rp600 ribu.
Baca Juga: Bocoran Spesifikasi Xiaomi 15T, Flagship Killer Baru dengan Dimensity 9400 Plus dan Baterai 7410 mAh
Perubahan status tersebut diperkirakan terjadi karena adanya perubahan penyalur, yakni dari PT Pos Indonesia ke penyalur lain sehingga membutuhkan waktu untuk pembukaan rekening baru.
Kabarnya, ada sekitar 20 persen KPM PKH dan BPNT yang belum menerima pencairan dana melalui PT Pos Indonesia, tetapi mayoritasnya adalah KPM PKH.
Informasi selanjutnya adalah soal perubahan status bantuan tambahan Rp400 ribu. Sebelumnya, statusnya adalah "proses cek rekening". Kini, statusnya hilang dari "view DTS".
Meski begitu, bantuan tambahan ini dipastikan akan terus disalurkan. Sekitar 14 juta KPM BPNT murni telah memiliki rekening valid yang siap menerima bantuan ini.
Baca Juga: Geger! Wajah Jokowi Jadi Sorotan Netizen: Alergi atau Penyakit Serius?
Penyalurannya diperkirakan di minggu terakhir bulan Juni atau awal Juli 2025. Informasi selanjutnya adalah hasil cek saldo pada KKS per 23 Juni 2025.
Pagi ini, ada salah KPM BPNT Murni yang menerima saldo Rp600 ribu. Sebelumnya, ada 1,3 juta KPM yang gagal salur. Namun, kini sudah ada 500 ribu KPM yang rekeningnya berhasil diperbaiki.
Jadi, masih ada sekitar 700 ribu KPM yang masih dalam proses perbaikan rekening. Demikian adalah informasi status penyaluran bansos PKH dan BPNT Tahap 2.***

Share this article
Status bansos PKH & BPNT Tahap 2 2025 berubah, penyalur diganti, 14 juta KPM siap cair, sebagian KPM masih tunggu perbaikan rekening.