AYOJAKARTA.COM - Progres penyaluran bantuan sosial (bansos) tahap 2 tahun sudah mulai menunjukkan pergerakan penting.
Kementerian Sosial (Kemensos) tengah memproses pencairan bantuan untuk Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT), termasuk bantuan tambahan Rp400 ribu.
Berdasarkan hasil pantauan sistem DTSEN pagi ini, status bantuan untuk sebagian besar Keluarga Penerima Manfaat (KPM) masih menunjukkan “strip” atau kosong.
Baca Juga: SPMB Jakarta 2025 Dibuka! Panduan Lengkap Daftar Jalur KJP Plus, PIP, dan Mitra Trans Jakarta
Namun, pada menu final closing, status berubah menjadi “burol”, menandakan proses pembukaan rekening kolektif tengah berlangsung.
Ini bisa menjadi indikasi bahwa penyaluran yang sebelumnya dilakukan melalui PT Pos Indonesia akan dialihkan ke bank atau penyalur lain.
Progres Bansos Tambahan BPNT Rp400 Ribu Menanti Dicairkan
Bantuan tambahan BPNT dengan nominal Rp400.000 yang sebelumnya sempat muncul di tampilan sistem DTSEN kini menghilang dari view per hari ini.
Meski begitu, sumber internal menyebutkan bahwa sebanyak 14,2 juta KPM BPNT murni telah memiliki rekening valid dan siap menerima pencairan.
Diketahui bahwa pencairan bansos pada tahap ini sempat menghadapi kendala teknis, terutama bagi KPM yang sebelumnya menerima pencairan melalui PT Pos.
Jika benar akan dialihkan ke bank, proses pembukaan rekening kolektif bisa memakan waktu lebih lama. Hal serupa pernah terjadi pada akhir 2024, yang menyebabkan keterlambatan hingga penyaluran tahap 4.
Meski sebagian besar penerima masih menunggu, sejumlah KPM telah melaporkan adanya saldo masuk ke kartu KKS mereka.
Di antaranya adalah seorang penerima BPNT murni yang menerima total Rp600.000 pada 23 Juni pagi. Ini menjadi sinyal awal bahwa pencairan sudah mulai berjalan, meskipun belum merata.
Bagi KPM yang belum menerima, sebaiknya tidak perlu terlalu sering mengecek saldo KKS. KPM disarankan untuk memantau perkembangan melalui pendamping sosial atau informasi resmi dari Kemensos dan situs terpercaya.
Proyeksi dan Saran Bagi KPM
Jika proses pemindahan penyalur benar terjadi, maka pencairan kemungkinan berlangsung antara akhir Juni hingga awal Juli 2025. KPM diimbau untuk memastikan data rekening dan menunggu kabar resmi dari Kemensos.
Sementara itu, sekitar 700 ribu KPM yang sebelumnya gagal salur kini sedang dalam tahap perbaikan rekening, dan sebagian lainnya sudah berhasil mencairkan bansos mereka.***

Share this article
Penyaluran bansos tahap 2 mulai bergerak, saldo Rp600 ribu masuk ke KKS sebagian KPM. Proses pencairan diproyeksi rampung awal Juli 2025.