AYOJAKARTA.COM - Pada Senin, 14 Juli 2025, berbagai bantuan sosial mulai cair secara bertahap melalui Bank Syariah Indonesia (BSI), dengan bantuan penebalan sebesar Rp 400.000 menjadi yang paling banyak dilaporkan oleh penerima manfaat.
Pencairan bantuan penebalan ini dikonfirmasi melalui berbagai laporan dari penerima di wilayah Lhokseumawe dan daerah lainnya, dengan transaksi tercatat pada pukul 13.43 WIB.
Selain bantuan penebalan, Program Indonesia Pintar (PIP) untuk anak sekolah SD kelas 4 naik kelas 5 juga telah cair dengan nominal Rp 450.000 melalui KKS Bank BSI pada dini hari pukul 00.39 WIB.
Baca Juga: Yuk Intip Harga HP Oppo Terbaru Juli 2025! Ada 11 Pilihan Mulai 1,3 Juta
Namun, petugas Dinas Sosial di lapangan mengonfirmasi bahwa sistem pencairan masih mengalami gangguan teknis di BSI, menyebabkan proses penyaluran berjalan secara bertahap dan belum merata di seluruh wilayah Indonesia.
Selain bantuan tunai, penyaluran bantuan pangan juga mulai dilaksanakan dengan sistem yang berbeda, dimana bantuan beras sebanyak 20 kg mulai didistribusikan melalui undangan resmi di Sumatera Selatan.
Bantuan beras ini merupakan akumulasi alokasi bulan Juni dan Juli 2025 dengan masing-masing 10 kg per bulan, sehingga total yang diterima adalah 20 kg.
Proses pengambilan bantuan beras dilaksanakan di kantor kelurahan mulai pukul 08.00 hingga 17.00 waktu setempat, dengan persyaratan membawa surat undangan, fotokopi KTP dan kartu keluarga.
Sistem pengambilan ini menerapkan batas waktu ketat, dimana jika bantuan tidak diambil dalam 5 hari tanpa keterangan yang jelas, akan dialihkan kepada penerima bantuan pangan (PBP) pengganti.
Mekanisme ini bertujuan memastikan bantuan tepat sasaran dan tidak terbuang percuma karena keterlambatan pengambilan.
Fenomena menarik terjadi pada penerima BPNT Murni yang mendapat validasi sistem untuk berubah menjadi PKH dengan nominal yang jauh lebih besar, yakni Rp 2 juta yang cair bersamaan dengan bantuan penebalan.
Kasus ini tercatat pada Minggu, 13 Juli 2025 pukul 11.49 WIB, dimana penerima mendapat gabungan dari PKH, BPNT, dan bantuan penebalan dalam satu transaksi.
Petugas Dinas Sosial menegaskan bahwa pencairan bantuan sosial menggunakan sistem bertahap dan semua pemegang KKS akan mendapat haknya, termasuk baik kartu lama maupun kartu baru.
Informasi yang beredar bahwa hanya kartu baru yang akan cair dibantah sebagai hoaks, karena sistem akan memproses semua kartu yang valid tanpa membedakan waktu penerbitan.
Masyarakat disarankan untuk bersabar dan melakukan pengecekan saldo secara berkala namun tidak berlebihan, karena bantuan yang sudah masuk sistem KKS dijamin tidak akan hilang meskipun pencairannya mengalami keterlambatan teknis.***
Share this article
penyaluran bantuan pangan juga mulai dilaksanakan dengan sistem yang berbeda, dimana bantuan beras sebanyak 20 kg