Jangan Sampai Terlewat! KPM BPNT Berpeluang Dapat Bantuan Dobel Rp 1,6 Juta, Cek Status Penerima Bansos PKH dan BPNT Tahap 3 Sekarang

Penyaluran tahap ketiga ini mencakup alokasi untuk bulan Juli, Agustus, dan September 2025.
Penyaluran tahap ketiga ini mencakup alokasi untuk bulan Juli, Agustus, dan September 2025.

AYOJAKARTA.COM - Kementerian Sosial telah memulai proses pra penyaluran bantuan sosial Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) tahap ketiga pada bulan Juli 2025.

Penyaluran tahap ketiga ini mencakup alokasi untuk bulan Juli, Agustus, dan September 2025.

Yang menarik perhatian adalah adanya potensi pencairan bantuan dobel bagi Keluarga Penerima Manfaat (KPM) kategori khusus, khususnya mereka yang belum menerima bantuan tahap kedua.

Baca Juga: Era HP Pintar Sudah Tiba! Vivi Jadi Top 3, 7 Rekomendasi HP AI Terdepan untuk Produktivitas Maksimal

KPM BPNT berpotensi mendapatkan bantuan hingga Rp 1,6 juta sekaligus, yang terdiri dari BPNT tahap 2 sebesar Rp 600.000, bantuan penebalan sembako Rp 400.000, dan BPNT tahap 3 sebesar Rp 600.000.

Proses ini melibatkan verifikasi dan validasi data yang ketat, terutama bagi KPM hasil validasi baru yang masih dalam tahap pembukaan rekening kolektif atau pengalihan dari PT Pos ke kartu Keluarga Sejahtera (KKS).

Berdasarkan pola penyaluran sebelumnya, proses tahap ketiga dibagi menjadi tiga fase utama.

Tahap pra penyaluran dimulai pada bulan Juli dengan melakukan verifikasi, validasi, dan penetapan KPM serta lembaga penyalur.

Jadwal penyaluran utama diperkirakan jatuh pada pertengahan periode salur yaitu bulan Agustus, yang meliputi kegiatan penyaluran bansos secara serentak serta monitoring dan pembukaan layanan pengaduan online dan offline.

Baca Juga: Ayo Cek Sekarang! BPNT Susulan KKS 2020 Sudah Mulai Cair, Jangan Sampai Terlewat!

Tahap pasca penyaluran akan mencakup kegiatan evaluasi data, sinkronisasi, dan rekonsiliasi.

Namun perlu dicatat bahwa tidak semua KPM akan menerima bansos di tahap ketiga - hanya mereka yang memenuhi kriteria berdasarkan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) dan telah diverifikasi yang akan menerima bantuan.

KPM dapat mengecek status penerima melalui aplikasi cek bansos atau situs resmi Kemensos.

Pemerintah menerapkan sistem desil yang memprioritaskan KPM dari desil 1 hingga desil 5 untuk penerima bantuan sosial.

Selain itu, pengawasan terhadap penggunaan rekening bansos semakin diperketat, di mana KPM yang terbukti menggunakan rekening untuk transaksi game online terlarang atau aktivitas serupa akan otomatis terblokir dan tidak akan menerima bantuan di masa mendatang.

Ke depannya, bantuan sosial akan diprioritaskan hanya bagi kelompok tertentu seperti lansia, Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ), penyandang disabilitas, dan KPM yang berada di desil 1 hingga 5.

Baca Juga: Green Flag Banget! Ji Chang Wook Buat Para Penggemar Klepek-klepek Lewat Aksinya yang Begitu Perhatian Pada Anak

Proses pembaruan data di DTKS akan terus berjalan secara berkelanjutan, dan KPM yang tidak lagi memenuhi kriteria akan dinonaktifkan bansosnya secara bertahap.

Bagi KPM yang dinilai masih layak dan produktif namun tidak memenuhi kriteria bantuan sosial, mereka akan dialihkan ke program pemberdayaan KPM untuk meningkatkan kemandirian ekonomi mereka.***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# tahap 3
# 2025
# KPM
# PKH
# BPNT
# juli
# Agustus

News Update

Nasional

Lowongan Program Magang Nasional 2026 di BKN, Ada 249 Kuota dengan 17 Posisi Jabatan, Cek di Sini dan Segera Daftar

BKN telah resmi membuka Program Magang Nasional 2026 dengan menyediakan 249 kuota dengan 17 posisi jabatan.

Metropolitan

Pengakutan Sampah di Jakarta Kini Punya Jejak Digital Melalui Sistem SPEED, Apa Itu?

Sistem ini dikembangkan untuk meningkatkan kualitas layanan pengangkutan sampah yang dikelola oleh BLUD UPST.

Jakarta Selatan

Pramono Anung Ajak Warga Manfaatkan Jalan Rasuna Said sebagai Ruang Hidup Sehat

Rasuna Said kini jauh lebih nyaman sehingga layak menjadi pilihan warga untuk berolahraga maupun melakukan berbagai aktivitas luar ruang.

Jakarta Pusat

Festival Rakyat Bola Gembira 2026 Berlangsung Meriah, Rano Karno Sebut Antusiasme Warga Jakarta Luar Biasa

Rano Karno, mengatakan tingginya minat masyarakat menunjukkan bahwa sepak bola masih menjadi olahraga yang mampu menyatukan berbagai kalangan.

Sport

Mau Nobar Final Piala Dunia? Polda Metro Jaya: Dilarang Bawa Miras!

Jelang final Piala Dunia Spanyol vs Argentina, Polda Metro Jaya mengeluarkan imbauan penting bagi masyarakat yang berencana menggelar nonton bareng (nobar).

Pendidikan

Hore! Pramono Anung Pastikan 85 Mahasiswa ITB Asal Jakarta akan Dapat Bantuan Beasiswa dari Pemprov DKI Jakarta

Sebanyak 85 mahasiswa asal DKI Jakarta dari keluarga kurang mampu yang telah diterima di Institut Teknologi Bandung (ITB) dipastikan akan mendapatkan dukungan beasiswa dari Pemprov DKI Jakarta.

News

Baru 2 Hari Dimulai Kembali, Dugaan Keracunan Akibat Konsumsi MBG di Jember! BGN Janji akan Evaluasi

dugaan kasus keracunan makanan yang menimpa sejumlah siswa dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Jember, Jawa Timur.

Metropolitan

Demi Atasi Kemiskinan, Presiden Prabowo Siap Pangkas Anggaran TNI-Polri: Rela Ya?

Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmen pemerintah untuk memprioritaskan penghapusan kemiskinan dan kelaparan di tanah air.

News

PWI Pusat Sesalkan Pernyataan Hotman Paris, Minta Hormati Martabat Wartawan dan Kemerdekaan Pers

PWI Pusat menyampaikan keprihatinan dan penyesalan atas pernyataan Advokat Hotman Paris Hutapea kepada wartawan saat memberikan keterangan kepada media di lingkungan Kejaksaan Agung.

Metropolitan

Sentil yang Sebut Harga Beras Mahal, Presiden Prabowo: Suruh Ikut Tanam Padi Sendiri

Tak berikan solusi, Presiden Prabowo Subianto memberikan pernyataan menohok bagi pihak-pihak yang menilai harga beras saat ini terlalu mahal.

Bisnis

Berkat Pelatihan dan KUR BRI, Usaha C'milzea Rosyidah Terus Berkembang

BRI mendukung Rosyidah mengembangkan usaha olahan hasil laut melalui Pelatihan Purna Pekerja Migran dan KUR BRI.

Bekasi

Geram! MenPPPA Arifah Fauzi Pastikan Kawal Kasus Bocah 4 Tahun di Bekasi yang Tewas Dianiaya Ibu Tiri

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Arifah Fauzi, menegaskan akan mengawal ketat proses hukum terhadap kasus bocah di Bekasi yang dianaya ibu tiri.

Metropolitan

Catat! Pemprov DKI Hentikan Sistem 'Open Dumping' di Bantargebang Mulai 1 Agustus

Pemprov DKI Jakarta secara resmi akan mulai meninggalkan praktik open dumping atau pembuangan sampah terbuka mulai 1 Agustus 2026.

Jakarta Selatan

Viral di Medsos dan Terekam CCTV, Pelaku Pembuangan Sampah Sembarangan di Jaksel Didenda Rp500 Ribu!

Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DKI Jakarta memberikan sanksi tegas kepada pelaku pembuangan sampah liar di wilayah Jakarta Selatan.

Metropolitan

Secara Bertahap, TPST Bantargebang Mulai Terapkan Sistem Controlled Landfill per 1 Agustus 2026, Apa Itu?

Mulai 1 Agustus 2026, Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang akan mulai menerapkan sistem controlled landfill secara bertahap.

Metropolitan

Waspada Hujan Ringan di Jakut dan Jaksel, Simak Prakiraan Cuaca Jakarta Minggu 19 Juli 2026

BMKG bagikan informasi seputar cuaca untuk wilayah DKI Jakarta pada hari ini, Minggu, 19 Juli 2026.

Viral

Fritz Hutapea Bongkar Borok Aspri Pertama Hotman Paris yang Kini Dituding Jadi Makelar Kasus

Anak kandung Hotman Paris Hutapea, Fritz Hutapea, tak segan untuk membongkar borok Benny Djannah atau Nurbaeny Janah.

Nasional

Mengenal Patris Yusrian Jaya, Calon Kepala Badan Pemulihan Aset yang Baru di Kejagung

Jaksa Agung usulkan Kajati DKI Patris Yusrian Jaya jadi Kepala Badan Pemulihan Aset menggantikan Kuntadi pada Juli 2026. Patris memiliki kekayaan Rp8,3 miliar berdasar LHKPN 2024.

Gaya Hidup

Lewat BRI Wellness Experience, BRI dan Plataran Indonesia Perkuat Ekosistem Wellness

BRI Gandeng Plataran Indonesia hadirkan BRI Wellness Experience, dukung gaya hidup sehat dan perkuat ekosistem wellness.

Nasional

Rekam Jejak Kuntadi, Pembongkar Kasus Harvey Moeis yang Kini Calon Kuat Jampidsus Pengganti Febri Adriansyah

Jaksa Agung usulkan Kuntadi sebagai Jampidsus baru menggantikan Febri Adriansyah. Peraih Adhyaksa Award 2024 pembongkar kasus korupsi timah ini telah disetujui Presiden Prabowo pada Juli 2026.