Masih Belum Tepat Sasaran, Kemensos Lakukan Ini untuk KPM Bansos PKH atau BPNT pada Tahap Ketiga!

Memasuki bulan kedua periode penyaluran bansos reguler PKH atau BPNT Tahap Ketiga, pemerintah melalui Kemensos kembali melakukan sejumlah penyesuaian.
Memasuki bulan kedua periode penyaluran bansos reguler PKH atau BPNT Tahap Ketiga, pemerintah melalui Kemensos kembali melakukan sejumlah penyesuaian.

AYOJAKARTA.COM – Memasuki bulan kedua periode penyaluran bansos reguler PKH atau BPNT Tahap Ketiga, pemerintah melalui Kemensos kembali melakukan sejumlah penyesuaian.

Langkah tersebut oleh Kemensos diperlukan, mengingat akurasi data serta ketepatan sasaran bansos PKH atau BPNT masih menjadi persoalan di masyarakat.

Salah satu upaya Kemensos untuk semakin memperkecil potensi salah sasaran bansos PKH atau BPNT adalah dengan melakukan pemadanan data dari DTKS ke DTSEN.

Baca Juga: Indonesia Rentan Kasus Bunuh Diri, Semua Puskesmas di DKI Jakarta Tahun Ini Ditarget Ada Layanan Psikolog!

Berdasarkan pada hasil evaluasi yang dilakukan pada tahap sebelumnya, Kemensos mencatat sekitar 45 persen bansos reguler tidak tepat sasaran.

Karena itu untuk memperkecil potensi kesalahan pada penyaluran di tahap selanjutnya, adalah dengan melakukan pengerucutan acuan data yang digunakan.

Dampak dari perubahan acuan dari DTKS menjadi DTSEN, Kemensos mencatat terdapat sekitar 1,8 Juta KPM bansos reguler di seluruh Indonesia yang namanya tereliminasi.

Selain karena sudah tergolong dalam kategori keluarga mampu, eliminasi juga dilakukan karena data KPM berada pada kelompok Desil Tinggi atau lebih dari Desil V.

Guna memastikan penggunaan anggaran yang telah disediakan, Kemensos mengalihkan bansos kepada kelompok masyarakat dengan kategori miskin ekstrim.

Baca Juga: Profil Bupati Pati Sudewo yang Tuai Kontroversi Naikkan PBB 250 Persen, Nantang Warga Berakhir Minta Maaf

Disamping data KPM yang tidak sesuai, penyesuaian juga dilakukan mengingat masih adanya praktik penyalahgunaan dana bansos oleh penerima manfaat.

Berdasarkan hasil evaluasi PPATK, Kemensos menemukan sebanyak 10 juta rekening penerima bansos diduga termasuk dalam kategori Dormant atau Nganggur lebih dari tiga tahun.

Akibatnya, anggaran bansos dengan total transaksi mencapai sekitar 2,1 Triliun Rupiah tidak berfungsi secara optimal.

Selain pengendapan di rekening Dormant, temuan lain yang lebih mengejutkan Kemensos adalah adanya indikasi para KPM menggunakan dana bansos untuk judi online.

Untuk itu pada penyaluran bansos di tahap ketiga dan selanjutnya, pemerintah akan secara berkelanjutan melakukan verifikasi dan validasi atau Ground Checking.

Optimasi kepastian data penerima manfaat bansos, menurut Kemensos menjadi prioritas agar para KPM dapat memasuki fase Pemberdayaan.

Baca Juga: Miris! 5 Tragedi Banjir Terparah di DKI Jakarta Sepanjang Sejarah, Bahkan Ada yang Mencapai 80 Orang Tewas

Bantuan sosial yang selama ini diterima oleh para KPM, merupakan upaya pemerintah sehingga masyarakat miskin dapat naik kelas.

Karena itu dengan merujuk pada DTSEN yang saat ini telah menjadi acuan, Kemensos mengajak agar KPM lebih berani untuk menyambut kesejahteraan.

Salah satu cara agar masyarakat kategori miskin dapat naik kelas atau pindah Desil ke jenjang yang lebih tinggi adalah dengan melakukan Graduasi.

Dengan graduasi, setiap KPM akan mendapat bantuan modal demi peningkatan kebutuhan ekonomi serta memberi kesempatan bagi keluarga yang lebih membutuhkan. ***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# DTSEN
# DTKS
# PKH
# BPNT

News Update

Sport

Mau Nobar Final Piala Dunia? Polda Metro Jaya: Dilarang Bawa Miras!

Jelang final Piala Dunia Spanyol vs Argentina, Polda Metro Jaya mengeluarkan imbauan penting bagi masyarakat yang berencana menggelar nonton bareng (nobar).

Pendidikan

Hore! Pramono Anung Pastikan 85 Mahasiswa ITB Asal Jakarta akan Dapat Bantuan Beasiswa dari Pemprov DKI Jakarta

Sebanyak 85 mahasiswa asal DKI Jakarta dari keluarga kurang mampu yang telah diterima di Institut Teknologi Bandung (ITB) dipastikan akan mendapatkan dukungan beasiswa dari Pemprov DKI Jakarta.

News

Baru 2 Hari Dimulai Kembali, Dugaan Keracunan Akibat Konsumsi MBG di Jember! BGN Janji akan Evaluasi

dugaan kasus keracunan makanan yang menimpa sejumlah siswa dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Jember, Jawa Timur.

Metropolitan

Demi Atasi Kemiskinan, Presiden Prabowo Siap Pangkas Anggaran TNI-Polri: Rela Ya?

Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmen pemerintah untuk memprioritaskan penghapusan kemiskinan dan kelaparan di tanah air.

News

PWI Pusat Sesalkan Pernyataan Hotman Paris, Minta Hormati Martabat Wartawan dan Kemerdekaan Pers

PWI Pusat menyampaikan keprihatinan dan penyesalan atas pernyataan Advokat Hotman Paris Hutapea kepada wartawan saat memberikan keterangan kepada media di lingkungan Kejaksaan Agung.

Metropolitan

Sentil yang Sebut Harga Beras Mahal, Presiden Prabowo: Suruh Ikut Tanam Padi Sendiri

Tak berikan solusi, Presiden Prabowo Subianto memberikan pernyataan menohok bagi pihak-pihak yang menilai harga beras saat ini terlalu mahal.

Bisnis

Berkat Pelatihan dan KUR BRI, Usaha C'milzea Rosyidah Terus Berkembang

BRI mendukung Rosyidah mengembangkan usaha olahan hasil laut melalui Pelatihan Purna Pekerja Migran dan KUR BRI.

Bekasi

Geram! MenPPPA Arifah Fauzi Pastikan Kawal Kasus Bocah 4 Tahun di Bekasi yang Tewas Dianiaya Ibu Tiri

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Arifah Fauzi, menegaskan akan mengawal ketat proses hukum terhadap kasus bocah di Bekasi yang dianaya ibu tiri.

Metropolitan

Catat! Pemprov DKI Hentikan Sistem 'Open Dumping' di Bantargebang Mulai 1 Agustus

Pemprov DKI Jakarta secara resmi akan mulai meninggalkan praktik open dumping atau pembuangan sampah terbuka mulai 1 Agustus 2026.

Jakarta Selatan

Viral di Medsos dan Terekam CCTV, Pelaku Pembuangan Sampah Sembarangan di Jaksel Didenda Rp500 Ribu!

Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DKI Jakarta memberikan sanksi tegas kepada pelaku pembuangan sampah liar di wilayah Jakarta Selatan.

Metropolitan

Secara Bertahap, TPST Bantargebang Mulai Terapkan Sistem Controlled Landfill per 1 Agustus 2026, Apa Itu?

Mulai 1 Agustus 2026, Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang akan mulai menerapkan sistem controlled landfill secara bertahap.

Metropolitan

Waspada Hujan Ringan di Jakut dan Jaksel, Simak Prakiraan Cuaca Jakarta Minggu 19 Juli 2026

BMKG bagikan informasi seputar cuaca untuk wilayah DKI Jakarta pada hari ini, Minggu, 19 Juli 2026.

Viral

Fritz Hutapea Bongkar Borok Aspri Pertama Hotman Paris yang Kini Dituding Jadi Makelar Kasus

Anak kandung Hotman Paris Hutapea, Fritz Hutapea, tak segan untuk membongkar borok Benny Djannah atau Nurbaeny Janah.

Nasional

Mengenal Patris Yusrian Jaya, Calon Kepala Badan Pemulihan Aset yang Baru di Kejagung

Jaksa Agung usulkan Kajati DKI Patris Yusrian Jaya jadi Kepala Badan Pemulihan Aset menggantikan Kuntadi pada Juli 2026. Patris memiliki kekayaan Rp8,3 miliar berdasar LHKPN 2024.

Gaya Hidup

Lewat BRI Wellness Experience, BRI dan Plataran Indonesia Perkuat Ekosistem Wellness

BRI Gandeng Plataran Indonesia hadirkan BRI Wellness Experience, dukung gaya hidup sehat dan perkuat ekosistem wellness.

Nasional

Rekam Jejak Kuntadi, Pembongkar Kasus Harvey Moeis yang Kini Calon Kuat Jampidsus Pengganti Febri Adriansyah

Jaksa Agung usulkan Kuntadi sebagai Jampidsus baru menggantikan Febri Adriansyah. Peraih Adhyaksa Award 2024 pembongkar kasus korupsi timah ini telah disetujui Presiden Prabowo pada Juli 2026.

Bisnis

Pertamina Patra Niaga Ambil Tindakan Tegas Atas Petugas Tenant Nitrogen Merokok di SPBU

Pertamina Patra Niaga tindak tegas petugas tenant nitrogen yang merokok di area SPBU demi menjaga standar keselamatan operasional.

Bisnis

Dukung Usaha Ekonomi Sirkular, Menteri PPPA dan Kepala BPS Apresiasi PNM

Menteri PPPA dan Kepala BPS apresiasi pemberdayaan PNM untuk usaha ekonomi sirkular yang terbukti dongkrak kemandirian ekonomi.

Gadget

Spesifikasi Red Magic 11S Pro, HP Gaming Snapdragon 8 Elite dengan Baterai Raksasa 7.500 mAh

Red Magic 11S Pro Rp22 juta ditenagai Snapdragon 8 Elite (AnTuTu 4,2 juta). HP gaming tanpa tompel ini bawa bodi transparan, sistem pendingin Aquacore kipas 24k RPM, serta baterai raksasa 7.500 mAh.

Teknologi

Bisa Disulap Jadi PC Desktop, Lenovo Legion Tab Gen 5 Andalkan Fitur Bypass Charging untuk Gamers

Lenovo Legion Tab Gen 5 jadi tablet gaming resmi terkencang dengan Snapdragon 8 Elite (AnTuTu 4 juta). Layarnya IPS 3K 165Hz, bawa fitur Bypass Charging, baterai 9000 mAh, dan bisa jadi PC desktop.