AYOJAKARTA.COM - Samsung Galaxy Z Fold 7 hadir dengan harga fantastis 35 juta rupiah, namun mengejutkan karena tidak menyertakan aksesoris bawaan seperti casing atau screen protector.
Pengguna harus mengeluarkan biaya tambahan hingga 799 ribu rupiah untuk mendapatkan casing original Samsung, kontras dengan layanan royal dari brand seperti Vivo yang memberikan aksesoris gratis bahkan layanan penggantian anti gores tanpa biaya.
Meski demikian, Samsung Galaxy Z Fold 7 berhasil menjawab kebutuhan akan HP lipat yang tipis dan ringan dengan bobot 215 gram yang setara iPhone Pro Max atau Samsung S Ultra.
Baca Juga: Sabar Sebentar Lagi! Update PKH-BPNT Tahap 3 Sudah Muncul Status Juli-September 2025
Dikutip ayojakarta.com dari YouTube Gadgetin berikut beberapa kelebihan dan kekurangan dari Samsung Galaxy Z Fold 7
Samsung Galaxy Z Fold 7
Desain kotak dengan sudut melengkung memberikan kenyamanan genggam, sementara layar cover screen 6,5 inci dengan rasio 21:9 yang lebih lebar membuat 90% penggunaan sehari-hari terasa seperti menggunakan HP biasa.
Ketika membutuhkan fungsi foldable, layar dalam 8 inci siap digunakan untuk multitasking, membaca manga, atau menonton konten dengan pengalaman yang lebih luas.
Samsung Galaxy Z Fold 7 ditenagai chipset Snapdragon 8 Elite full spec 8 core tanpa kompromi, unggul dibanding Oppo Find N5 yang hanya menggunakan 7 core.
Varian 1TB mendapat RAM 16GB, sementara varian 256GB dan 512GB mendapat RAM 12GB, memberikan performa flagship sejati.
Baca Juga: Spek Mantap Harga Rp2 Jutaan! HP Infinix Hot 60 Pro Plus Pecahkan Rekor Dunia
Namun, HP ini masih menggunakan baterai 4400 mAh yang tergolong kecil dibanding foldable China lain yang sudah 5500 mAh, dengan pengisian daya lambat hanya 25W yang membutuhkan waktu 1 jam 20 menit untuk penuh.
Meski demikian, dengan mode eco yang tersedia, screen on time dapat mencapai 6-7 jam untuk penggunaan sehari-hari.
Keterbatasan lainnya termasuk hilangnya dukungan S Pen di layar cover screen, kamera depan dengan desain punch-hole yang mengganggu estetik, dan kamera bump yang membuat HP goyang saat diletakkan di meja tanpa casing.
Keunggulan utama Samsung terletak pada software yang matang dengan dukungan update 7 tahun dan fitur AI yang melimpah seperti audio eraser untuk menghilangkan suara bising dalam video.
Sistem kamera triple dengan sensor utama 200MP memberikan hasil foto dan video berkualitas tinggi meski sensor telephoto 10MP masih kalah detail dibanding Vivo X Fold 3 Pro yang menggunakan sensor periskop 64MP.
Kamera depan cover screen dapat merekam 4K 60fps dengan kualitas yang memukau, didukung software canggih yang memudahkan editing dan optimasi hasil.
Meski memiliki berbagai kekurangan seperti baterai yang terbatas dan harga aksesoris yang mahal, Z Fold 7 tetap menjadi pilihan menarik bagi pengguna yang mengutamakan desain premium, software berpengalaman, dan ekosistem Samsung yang lengkap.
Kombinasi antara bentuk yang nyaman, performa flagship, dan fitur software yang matang membuat keluhan-keluhan minor dapat teratasi, menjadikannya HP lipat yang layak dipertimbangkan untuk pengguna dengan budget unlimited.***

Share this article
Review kelebihan dan kekurangan dari hp Samsung Galaxy Z Fold 7 yang punya harga fantastis capai Rp35 juta