AYOJAKARTA.COM -- Kenapa saldo ATM masih kosong padahal sudah ada informasi bantuan sosial (Bansos) PKH dan BPNT cair?.
Permasalahan saldo masih kosong sedangkan sudah mendengar bahwa bansos PKH dan BPNT cair sering sekali terdengar dari masyarakat.
Bansos PKH dan BPNT sendiri merupakan progam pemerintah sebagai upaya percepatan penanggulangan kemiskinan.
Sasaran dari bantuan sosial tersebut tentunya adalah untuk masyarakat kelas menengah ke bawah.
Untuk itu, tak heran jika masyarakat yang merasa sebagai penerima manfaat tidak sabar untuk mendapatkan bantuan sosial tersebut.
Kenapa saldo ATM masih kosong padahal Bansos PKH dan BPNT cair?
Dilansir dari kanal YouTube ACH HARIS EFENDY pada Senin, 12 Maret 2023 membagikan informasi terkait alasan mengapa saldo ATM masih kosong padahal kabarnya bantuan sosial telah diturunkan.
Seperti diketahui BPNT disalurkan oleh dua lembaga, ada yang melalui Kantor POS ada juga yang melalui ATM Merah Putih atau kartu KKS.
Baca Juga: Kapan Bansos PKH dan BPNT 2023 Lewat BNI dan BTN Cair? Simak Penjelasan Berikut Ini
Tidak sedikit dari penerima manfaat yang mendengar informasi adanya pencairan dan langsung membawa kartunya untuk ke mesin ATM untuk mengeceknya.
Namun perlu diketahui bahwa pencairan antar Kabupaten satu dengan Kabupaten yang lain itu bisa jadi memiliki jadwal yang berbeda-beda.
Meskipun sudah mendengar adanya informasi pencairan, namun tanggal penyaluran tiap daerah itu bisa berbeda-beda.
Baca Juga: Asyik! Penerima PKH dan BPNT Dapat Bansos Tambahan yang Cair Jelang Ramadan 2023, Apakah Itu?
Informasi untuk pencairan bansos dapat bersifat umum tetapi terkait penyaluran bansos di berbagai daerah itu berbeda-beda.
Untuk itu, agar tidak bolak balik mengecek dan mengurangi rasa kecewa, lebih baik tunggulah data bayar turun di daerah setempat.
Atau sebelum mengecek saldo, tunggulah informasi dari ketua kelompok setempat seperti RT atau RW
Jika bantuan disalurkan melalui Kantor POS, maka tunggulah undangan dari PT POS Indonesia.***(Linda Wati)

Share this article
Untuk itu, tak heran jika masyarakat yang merasa sebagai penerima manfaat tidak sabar untuk mendapatkan bantuan sosial tersebut.