AYOJAKARTA.COM -- Jelang Natal dan Tahun Baru (Nataru) kasus Covid-19 di Kota Bogor terus melandai. Bahkan saat ini, keterisian tempat tidur isolasi atau Bed Occopancy Rate (BOR) di rumah sakit rujukan Covid-19 hanya terisi 2 persen.
Berdasarkan data dari Satgas Covid-19 Kota Bogor, hingga Rabu 22 Desember 2021 kemarin, hanya ada 11 kasus positif Covid-19 di Kota Bogor yang masih dalam perawatan.
"Alhamdulillah kasus Covid-19 di Kota Bogor terus melandai. Kemarin total pasien Covid-19 di Kota Bogor hanya ada 11 orang," kata Kepala Dinas Kesehatan Kota Bogor Sri Nowo Retno, Kamis 23 Desember 2021.
Baca Juga: Pemprov DKI Gelontorkan Dana Hibah untuk 10 Parpol, Anies: Total Sebesar Rp27,2 Miliar
Wanita Sri Nowo Retno menuturkan, Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor saat ini terus menjaga agar kasus Covid-19 terus terkendali jelang libur panjang Nataru tahun ini.
Bahkan berdasarkan data yang ada padanya, sudah beberapa pekan jni kasus Covid-19 di Kota Bogor cenderung terkendali. Dengan penambahan kasus positif baru hanya 1 hingga 2 kasus, bahkan beberapa pekan nol kasus.
Kata dia, penurunan kasus juga berpengaruh kepada keterisian tempat tidur isolasi atau bed occupancy rate (BOR) dengan rata-rata dalam satu pekan ini 2,8%.
Baca Juga: Elektabilitas Risma Ungguli Anies dan Riza Patria di Bursa Cagub DKI Jakarta
"Dari total keterisian 504 tempat tidur di 21 rumah sakit rujukan di Kota Bogor hanya terisi 14 pasien (2,8%) dan dari 32 tempat tidur ICu hanya terisi 7 (21,9%)," ujarnya.
Kendati demikian, saat ini Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor sedang melakukan monitoring terkait ancaman penyebaran varian Covid-19 baru yakni varian Omicron Jawa Barat. Khususnya pada momen libur Nataru tahun ini.
"Kami masih memonitoring ancaman varian Covid-19 Omicron pada momen libur Nataru ini. Jangan sampai kita semua lengah dan berujung pada lonjakan kasus Covid-19 seperti Nataru tahun kemarin," tutupnya.
Share this article
Per Rabu 22 Desember 2021 kemarin, hanya ada 11 kasus positif Covid-19 di Kota Bogor yang masih dalam perawatan.